Pertanian dan Peternakan

Panen Raya di Kebumen Selalu Surplus

Friday, 11 August 2023 10:06 WIB
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto saat memimpin panen raya di Desa Jerukagung, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen. (Dok.KebumenKab)

Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, Jawa Tengah, masih bisa menikmati hasil pertaniannya di tengah cuaca ekstrem yang mengakibatkan sejumlah wilayah di Indonesia mengalami kekeringan.

Pemkab Kebumen baru saja merayakan hasil pertaniannya dalam panen raya di musim tanam MT2 yang ada di Desa Jerukagung, Kecamatan Klirong.
 
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama dengan Farmers Field Day (FFD) yang melibatkan Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI).
 
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto mengatakan, panen raya di Kabupaten Kebumen selalu mengalami surplus pangan. Baik pada saat panen raya MT 1 yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan juga panen raya MT 2 saat ini.
 
"Alhamdulillah kita kembali melakukan panen raya, MT 2, kali ini di Desa Jerukagung, Klirong. Insya Allah Kebumen surplus beras 170 ribu ton. Ini menunjukan hasil pertanian di Kabupaten Kebumen cukup baik," ujarnya, Jumat 11 Agustus 2023.
 
Menurutnya, hal tersebut adalah salah satu dampak dari banyaknya bantuan alat dan mesin pertanian yang diberikan untuk para petani Kebumen, dengan pendampingan PERHIPTANI. 
 
Salah satu yang dilahirkan PERHIPTANI adalah sistem Corporate farming. Sistem ini adalah kegiatan penggabungan lahan usaha tani untuk dikelola secara bersama-sama oleh para petani dan terpadu di dalam satu manajemen. 
 
Sistem ini disebut dapat dijadikan sebagai suatu solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi petani saat ini.
 
Sementara itu Ketua DPD PERHIPTANI Kebumen, Ulung Setyoko menuturkan, acara Farmer Field Day (FFD) diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun PERHIPTANI yang ke 36 tahun ini.
 
Farmer Field Day (FFD) atau temu lapang petani, yang merupakan metode penyuluhan dengan mempertemukan petani dengan pemangku kebijakan dan stakeholder di bidang pertanian, seperti produsen pupuk, formulator dan lainnya. 
 
Harapanya dari kegiatan kali ini hubungan petani pemangku kebijakan stakeholder pertanian bisa lebih erat lebih meningkat lagi.
 
PERHIPTANI juga mendorong penerapan teknologi pertanian cerdas iklim, dan bagaimana pertanian di Kebumen bisa dikembalikan ke pertanian organik.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...