Menurut Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedy Iskandar, 117 unit bantuan alsintan yang diberikan kepada para petani berasal dari DAK Fisik Bidang Pertanian Tahun Anggaran 2023 senilai Rp 2.688.000.000.
Bupati Sergai Darma Wijaya mengatakan, sumber bantuan alsintan itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2023 yang dialokasikan melalui Dinas Pertanian.
Bantuan yang diberikan berupa, rice transplanter sebanyak 25 unit, cultivator sebanyak 58 unit, dan pompa air sebanyak 34 unit, atau total sebanyak 117 unit bantuan.
Dijelaskan Bupati, penggunaan alsintan l dapat menekan ongkos produksi serta mengefektifkan waktu sehingga dapat meningkatkan pendapatan yang cukup tinggi.
"Jadi, dengan alsintan semua tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu," ujarnya.
Bupati menyebut, pertanian jadi tulang punggung perekonomian dan dengan langkah-langkah yang tepat, petani dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.
Menurt dia, pembangunan pertanian mempunyai peranan penting dalam mewujudkan stabilitas nasional, sehingga harus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Jadi, stabilitas nasional erat kaitannya dengan kecukupan dan ketersediaan pangan. Hal ini sejalan dengan visi dan misi kita, mandiri secara usaha dan berkelanjutan dengan menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.
Masih kata Bupati, mayoritas masyarakat Sergai memiliki mata pencaharian bertani. Dan Kabupaten Sergai memiliki komoditas unggulan baik padi, hortikultura, maupun perkebunan.
Berdasarkan data 2023, Kabupaten Sergai memiliki lahan pertanian terutama sawah seluas 29.142 ha, dan menghasilkan produksi padi sebesar 431.378 ton.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam