Sebab, pasaran burung petelur dan hias tidak pernah redup dari waktu ke waktu. Hal itu terbukti dengan banyaknya peternak burung yang tetap bertahan.
Dan trend ternak burung pun semakin meningkat. Selain menguntungkan, masa panen ternak burung juga terbilang cepat.
Dari sekian banyak jenis burung, ternak burung puyuh yang terbilang cukup menjanjikan jika ditekuni untuk ajang budidaya.
Burung puyuh menjadi salah satu usaha ternak burung yang menguntungkan. Selain telurnya bisa dikonsumsi, burung puyuh juga biasa dikonsumsi dagingnya.
Dengan begitu, anda akan mendapatkan dua kali keuntungan. Belum lagi kotorannya jika dikeringkan bisa dijadikan pupuk dan dijual dengan harga 20 hingga 30 ribu per karung.
Untuk cara perawatan burung puyuh juga relatif mudah, kerana unggas ini termasuk burung tenang. Untuk kisaran keuntungan yang diperoleh, seekor burung bisa menghasilkan 6-7 butir telur setiap minggunya
Supaya ternak burung puyuh dapat berjalan lancar dan sukses, silahkan diikuti tips dan kisaran modal yang dibutuhkan.
Untuk perawatan, berikan vitamin pada air minum puyuh dan ganti minum rata-rata 2 hari sekali, dan pemberian makan sehari sekali, tidak boleh telat.
Berikan pakan pabrikan dan jangan campur dengan bekatul karena mempengaruhi kualitas telur.
Selain itu jaga kebersihan kandang dengan mengeluarkan udara di dalam menggunakan blower. Jaga suhu kadang saat siang hari menggunakan kipas angin dan malam dimatikan.
Untuk Kisaran Modal
1. Biaya pakan: Rp 2.000.00
2. Vitamin, vaksin dan obat: Rp 500.000
3. Bibit puyuh 1.000 ekor: Rp 2.000.000
4. Biaya kandang: Rp 5.000.000
5. Lain – Lain: Rp 500.000
Total Biaya yang harus dipersiapkan minimal Rp 10.000.000.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor : Khaerul Umam