Sebanyak 25 petani yang tergabung dalam Kelompok Petani Berkah binaan Baznas itu menanam padi di lahan pertanian seluas 33,5 hektare dan menghasilkan panen 3 ton gabah basah.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan mengaku, pihaknya mendorong peningkatan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan lahan yang ada untuk mendongkrak pendapatan petani.
"Semoga Lumbung Pangan Berkah BAZNAS Kalsel ini terus berkembang hingga mencapai 100 Ha. Dan kami mendukung pendanaan program dan pendampingan," ungkapnya.
Dirinya juga mengapresiasi atas kolaborasi antara Baznas Daerah, Kementerian Desa & PDTT, Badan Penyuluh Pertanian, dan Pihak Desa dalam menjalankan program pertanian.
"Semoga program Lumbung Pangan Berkah ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat khususnya di Kalimantan Selatan," harap dia.
Ditempat yang sama Ketua Baznas Provinsi Kalsel Drs. H. Irhamsyah Safari, mengatakan, program tersebut merupakan bukti nyata dari komitmennya terhadap kesejahteraan umat.
"Melalui program Lumbung Pangan ini mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama," pungkasnya.
Menurut dia, dalam penanaman padi organik itu, kelompok tani sebelumnya telah diberi pelatihan dan pendampingan. Bahkan mereka dapat memproduksi pupuk organik dan pestisida nabati secara mandiri.
"Program ini bagian dari pemberdayaan ekonomi bagi mustahik pedesaan di bidang pertanian melalui pendekatan agribisnis berkelanjutan," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam