Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, program Mandiri Benih ini merupakan tahap ketiga yang dilakukan pihaknya.
"Kita bersama-sama melanjutkan program mandiri benih tahap III dan juga pembagian bibit yang secara simbolis melepas puluhan truk yang berisi bantuan yang akan disalurkan di beberapa kabupaten. Alhamdulillah ini juga bertepatan dengan musim tanam di Sulsel,” kata Andi, Jumat 4 Agustus 2023.
Menurutnya, pada tahap ketiga ini, Pemprov Sulawesi Selatan tidak hanya memberikan benih tanaman pangan tetapi juga menyalurkan bantuan berupa 44.430 kilogram benih jagung hibrida andalan, 100.000 bibit ikan nila dan ikan mas, 900.000 benur udang.
Kemudian, sambungnya, ada juga pemberian alat tangkap ikan dan kapal perikanan, 100.000 straw semen (sperma) beku sapi dan kerbau toraya, 35.000 batang bibit durian musang king dan Bantuan 2 kelompok tani kegiatan p2l, Bantuan 4 kelompok tani kegiatan tani keluarga untuk para petani di sentra-sentra pengembangan pertanian.
Andi mengungkapkan, bantuan ini juga tak berbeda jauh dengan yang dilakukan pihaknya pada 2022. Dimana saat itu telah disalurkan sebanyak 2.500 ton untuk 100.000 hektare dengan jumlah penerima bantuan 120.649 keluarga petani se-Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam menyampaikan, dilanjutkannya program tersebut menunjukkan konsistensi dan komitmen Pemprov Sulawesi Selatan yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pada 2022, kata dia, pembagian benih bagi 22 kabupaten/kota dan pada 2023 untuk 24 kabupaten/kota atau di seluruh Sulawesi Selatan.
“Tahun 2022 yang dibagi adalah benih sebar, tahun 2023 ini adalah benih pokok. Sehingga hasilnya bisa digunakan kembali untuk petani sebagai benih sebar,” kata Chaidir Syam.
Untuk itu, dia pun mengajak semu pihak di wilayahnya untuk sama-sama mengawal program tersebut.
“Mari kita sama-sama mengawal program Mandiri Benih ini, semoga berjalan baik dan sukses seperti tahap 1 dan 2,” tandasnya.
Penulis : Dony PH
Editor : Khaerul Umam