Pertanian dan Peternakan

Kabupaten Garut Terima Bantuan Kementan Sekitar Rp 4,5 Miliar

Friday, 04 August 2023 09:01 WIB
Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Hasnul Qolbi bersama Bupati Garut, Rudy Gunawan saat penyerahan bantuan program Jalan Untuk Tani di Garut, Jawa Barat. (Dok.JabarProv)

Radarsuara.com - Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI sekitar Rp 4,5 miliar.

Bantuan itu, kata dia, terdiri dari Jalan Usaha Tani satu unit senilai Rp 100 juta, benih jagung hibrida 1.000 hektare senilai Rp 626 juta, benih padi inbrida senilai Rp 550 juta, fasilitas pengembangan pertanian terpadu di dataran tinggi komoditas kentang senilai Rp 2,66 Miliar dan optimalisasi lahan kering 100 hektare senilai Rp 584,5 juta.
 
"Saya sangat mengapresiasi seluruh entitas desa yang telah antusias merespon program jalan usaha tani di Kabupaten Garut," kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, Jumat 4 Agustus 2023.
 
Rudy juga berharap masyarakat di daerahnya akan semakin memahami proses hilirisasi produk pertanian setelah mendapatkan bantuan dari Kementan ini.
 
"Sehingga mereka dapat memaksimalkan potensi hasil pertanian secara lebih efektif," jelasnya.
 
Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI, Harvick Hasnul Qolbi mengatakan, bantuan yang diberikan pihaknya merupakan langkah nyata untuk memberikan dukungan besar kepada petani Garut untuk meningkatkan taraf hidup dan produktivitas pertanian mereka.
 
Dia menilai, program JUT akan sangat membantu petani di Kabupaten Garut karena akses yang seluas-luasnya diperlukan petani di daerah untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
 
“Bantuan investasi jalan usaha tani ini adalah langkah nyata pemerintah untuk mendukung kemajuan pertanian di Kabupaten Garut," katanya.
 
"Ini kita saksikan disini pemberian bantuan investasi sebenarnya jalan usaha tani, tentu saja kita berharap agar ini bermanfaat untuk masyarakat, dan pelaksanaannya bisa secepat mungkin dinikmati oleh masyarakat juga," imbuhnya.
 
Sia berharap, masyarakat khususnya petani di Kabupaten Garut bisa paham dan mengerti mengenai hilirisasi dari produk pertanian.
 
"Jangan sampai kita tahu hulunya ini jenisnya apa, nanti di hilirnya apa, tidak sampai mengerti, nah ini yang kita harapkan mudah-mudahan bisa cepat terlaksana," tandasnya. 
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...