Pertanian dan Peternakan

Kasus PMK di Jember Turun Signifikan

Thursday, 03 August 2023 12:10 WIB
Pemeriksaan Hewan Oleh Tim Keswan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember. (Dok.ppid.jemberkab.go.id)

Radarsuara.com - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Jember semester pertama tahun ini menurun signifikan dibanding tahun lalu,  pengendalian terus dilakukan supaya tidak kembali terjadi lonjakan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember Imam Sudarmaji mengatakan, dalam mengendalikan  penyakit hewan tersebut pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya peternak.

Selain sosialisasi kata Imam, pelayanan kesehatan hewan terus dioptimalkan,   termasuk vaksinasi dan pemantauan ternak pasca vaksinasi terus dilaksanakan secara kontinyu.

"Tim Keswan terus bekerja keras dengan melibatkan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, perangkat desa, Babinsa, dan mahasiswa KKN Kampus UPN Veteran Surabaya," ujarnya.

Mereka kata Kadis, dilibatkan dalam Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu berupa penyuntikan vitamin, pemberian vitamin oral, obat cacing disertai pengambilan sampel darah dan swab nasal-trachea pada ternak rentan PMK.

Dalam kegiatan tersebut pihaknya melakukan sweb dan sempel darah 150 ekor hewan di dua kecamatan.

"Ya, sweb dilakukan terhadap 68 ekor sapi di Dusun Sumber Nangka Desa Sukogidri dan Dusun Krajan Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo dan 69 ekor sapi dan 13 ekor domba di
Dusun Curah Damar Desa Sidomulyo Kec Silo," ungkapnya.

Dia berharap kegiatan itu dapat membantu meningkatkan kesehatan hewan dan produktivitas ternak, juga dapat memberikan gambaran situasi terkini terkait kasus PMK di daerahnya.

"Jadi dengan kegiatan itu maka akan diketahui status kekebalan ternak, melalui hasil pemeriksaan sampel yang diambil oleh petugas," tandasnya.

Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...