Terlebih, kata Mentan, saat ini dunia sedang dihadapkan dengan fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan dan sulitnya air untuk mengaliri lahan persawahan.
"Saat ini kita menghadapi climate change, menghadapi El Nino yang berpotensi pada krisis pangan dunia," kata Syahrul menghadiri workshop Transformasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi bersama Ombudsman di Hotel Lor In Sentul, Kamis 3 Agustus 2023.
Menurutnya, pupuk juga menjadi salah satu sandaran para petani agar proses produksi bisa tetap berjalan dengan masif.
"Bulan ini saya masih panen 850 ribu hektare, bulan depan masih ada cadangan di atas 800 ribu hektare. Dan khusus untuk El Nino sesuai perintah Presiden, saya mempersiapkan 500 hektare kalau terjadi dampak padi yang luar biasa dari El Nino ini," jelas Syahrul.
Karenanya, dia berharap apa yang tengah dilaksanakan Ombudsman RI melalui workshop Transformasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi ini bisa memberikan keakuratan data penerima pupuk bersubsidi lebih baik lagi.
Apalagi, sambungnya, koordinasi pengawasan Ombudsman ini juga dilakukan bersama dengan PT Pupuk Indonesia, para pakar dan perguruan tinggi.
Sementara itu, Wakil Ketua Ombudsman RI, Bobby Hamzar Rafinus mengatakan, pihaknya secara eksternal melihat komitmen pemerintah melalui Kementan terus menyempurnakan pupuk bersubsidi.
"Ombudsman dengan 34 perwakilan di tingkat provinsi akan terus melakukan pengawasan. Karena peredaran pupuk bersubsidi ini melibatkan berbagai pihak," kata Bobby.
Penulis : Dony PH
Editor. : Khaerul Umam