Pertanian dan Peternakan

KKP Edukasi Pentingnya Konservasi Penyu ke Anak-anak

Monday, 31 July 2023 18:13 WIB
Foto bersama ibu negara, Iriana Jokowi dan jajaran serta anak-anak sekolah usai edukasi pelestari penyu di Banyuwangi, Jawa Timur. (Dok.KKP)

Radarsuara.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah di Banyuwangi, Jawa Timur tentang pentingnya pelestarian penyu.

Kegiatan tersebut diawali dengan pelepasan penyu secara simbolis oleh ibu negara, Iriana Jokowi dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM).
 
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Victor Gustaaf Manoppo menjelaskan, penyu merupakan salah satu dari 18 jenis biota perairan dilindungi/terancam punah yang diprioritaskan konservasinya.
 
“Penyu masuk dalam Appendix I CITES, artinya perdagangan internasional penyu untuk tujuan komersil dilarang,” jelas Victor, Senin 31 Juli 2023.
 
Mengingat statusnya yang dilindungi penuh, lanjutnya, penyu tak boleh dimanfaatkan sama sekali mulai dari telur penyu hingga dewasa. 
 
Di sisi lain, Victor menyebutkan, pertumbuhan penyu sangat lambat dan perlu waktu berpuluh-puluh tahun untuk mencapai usia reproduksi.
 
“Penyu juga menjadi indikator kesehatan laut. Semakin banyak penyu di laut maka laut akan semakin sehat. Untuk itu, kita harus menjaga dan lestarikan penyu untuk kesehatan laut kita,” pungkas Victor.
 
Pada pelepasliaran tersebut, tukik yang dilepasliarkan berjumlah 500 ekor jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea) berusia empat hingga 30 hari yang berasal dari Banyuwangi.
 
Kepala KUB Pantai Rejo Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Mohammad Muhyi yang turut serta dalam pelepasliaran penyu berharap hal ini dapat menularkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian alak
 
“Kami merasa terharu dan bangga Ibu Jokowi melepasliarkan tukik ke alam. Harapan kami ke depan masyarakat bisa lebih peduli dan mampu melindungi penyu dengan penangkaran penyu untuk selanjutnya dilepasliarkan kembali ke alam,” harap Muhyi.
 
Penulis : Dony PJ
Editor    : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...