Pertanian dan Peternakan

10 Kecamatan di Cianjur Rawan Kekeringan

Wednesday, 26 July 2023 17:09 WIB
Kawasan Pertanian Kabupaten Cianjur. (Foto/radarcianjur)

 

Radarsuara.com - Ketersediaan pasokan air menjadi modal utama memitigasi dampak El Nino. Menurut Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura (DPPPH) Kabupaten Cianjur, Nur Moh Tri Johartantowi, pihanya telah memetakan sedikitnya ada 10 kecamatan di Cianjur rawan kekeringan.

Menyikapi persoalan tersebut, dirinya meminta aparat kecamatan dan desa diminta turut membantu solusinya, salah satunya dengan membuat bak penampungan atau embung air untuk kebutuhan pertanian.
 
"Solusi yang harus dilakukan di musim kemarau ini selain mengubah pola tanam, petani menyiapkan air dari penampungan atau embung untuk dialirkan ke lahan pertanian, sehingga tetap produktif di saat musim kering," katanya.  
 
Dijelaskannya, bahwa masing-masing kecamatan di Cianjur memiliki tingkatan potensi kekeringan berbeda, sehingga pihaknya melakukan pemetaan terlebih dahulu sebelum ke lapangan. 
 
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Kusmana, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai upaya mengatasi dampak musim kemarau.
 
Dia mengaku, beberapa pekan terakhir pihaknya mendapat laporan warga di sejumlah wilayah mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
 
"Ya ada laporan yang sudah masuk, warga kesulitan air bersih, tetapi warga masih bisa mengandalkan air sungai dan mata air yang ada walau pengambilan airnya harus menempuh jarak yang jauh dari perkampungan," tandasnya.
 
 
Penulis : Asep Supriyanto 
Editor.   : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...