Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia, Panji Winanteya Ruky menjelaskan, aplikasi iPubers merupakan hasil kolaborasi
Kementerian Pertanian (Kementan) dan PT Pupuk Indonesia (Persero).
Fungsi aplikasi ini adalah mengubah drastis proses administrasi kios dari yang sebelumnya banyak mengisi formulir kertas pada proses penebusan, kini administrasi langsung terekam dalam aplikasi.
Dengan aplikasi iPubers, sambungnya, setiap transaksi penebusan pupuk bersubsidi di kios langsung terekam secara realtime.
“Aplikasi ini dapat memastikan peningkatan pelayanan publik, baik dari kios dan masyarakat bisa mudah melakukan penebusan dengan cukup membawa KTP saja,” kata Panji, Senin 17 Juli 2023.
Sementara itu, Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, Tommy Nugraha mengatakan, aplikasi iPubers menjadi upaya pemerintah dalam memperbaiki tata kelola kebijakan pupuk bersubsidi.
Menurut Tommy, dengan digitalisasi kita dapat memastikan ketepatan sasaran dalam proses penebusan pupuk di kios dan perbaikan pelaporan, penagihan dan ketelusuran transaksi.
Tommy mengatakan, akurasi data merupakan kunci utama dari keberhasilan kebijakan pupuk bersubsidi. Kementerian Pertanian sendiri saat ini sudah melakukan validasi ulang data calon penerima pupuk bersubsidi bersama dengan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sehingga diharapkan tidak ada lagi data ganda pada penerima pupuk bersubsidi.
“Atas arahan Ombudsman, kami dengan PIHC dan Kemenko Perekonomian sudah berhasil mengintegrasikan T-pubers dengan Rekan menjadi iPubers, ini salah satu langkah luar biasa dan akhirnya terwujud, dan ini sedang diujicobakan termasuk di Kalimantan Selatan,” kata Tommy.
Penulis : Dony PH
Editor : Khaerul Umam