Hal itu diungkapkan Penyuluh pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Simpang Tiga Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Rahmi Erlina saat memberikan penyuluhan terkait teknik perendaman benih padi.
Kegiatan penyuluhan tersebut, dilakukan saat distribusi benih padi program Peningkatan Indek Pertanaman (PIP) bersumber dana dari APBN tahun 2023.
Menurut Rahmi, perendaman benih padi di dalam saluran parit menurut petani adalah hal yang sangat mudah, sebab benih yang sudah dimasukkan kedalam karung goni bisa langsung diletakkan di dalam parit.
Padahal kata Rahmi, cara itu kurang bagus dan hal tersebut harus dihindari karena saluran parit atau irigasi pasti kotor dan berlumpur.
Dijelaskan Rahmi, kondisi itu akan membuat permukaan benihpun ikut kotor dan yang di kwartirkan adalah bisa berefek kepada masa pertumbuhan dan perkembangan benih itu sendiri.
"Kita kan tidak tahu kondisi airnya seperti apa, bisa saja benih yang kita rendam dari air parit tersebut sudah terkontaminasi oleh patogen yang mampu mengganggu daya pertumbuhan benih itu sendiri," tuturnya.
Dirinya menganjurkan, perendaman benih bisa dilakukan di dalam air yang bersih seperti kolam, sehingga bisa mendukung pertumbuhannya dengan sempurna.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam