Perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar diwakili oleh Kepala Cabang Dinas atau Mantri Tani (Mantan) Syahrial mengatakan bahwa anggaran program PIP itu bersumber dari APBN 2023.
"Bantuan diberikan ke 18 Gampong dan kita salurkan semuanya melalui ketua kelompok tani. Tahun ini kita salurkan benih 8.000 kilogram untuk luas tanam 320 hektare," ungkapnya.
Sementara Koordinator Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Simpang Tiga, Khaidir mengaku, bahwa program tersebut memang sangat dibutuhkan oleh petani, sebab harga benih semakin mahal.
"Harga benih sekarang perkemasan 5 kg sudah Rp 120 ribu, sehingga program ini sangat membantu petani untuk menekan biaya produksi," ujarnya.
Terlebih kata Khaidir, pada musim tanam lalu, wilayah Simpang Tiga dilanda bencana banjir, sehingga petani harus melakukan penanaman sampai tiga kali. Dan hal itu cukup menghabiskan biaya pembelian benih dan ongkos tanam.
"Kami petugas lapangan tahu betul kondisi petani kita, sehingga sangat mengapresiasi dengan adanya program seperti ini, meskipun belum bisa mengcover seluruh luas tanam yang mencapai 550 hektar sawah,” tandas dia.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam