Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Susilan menjelaskan, program IPDMIP merupakan program pemerintah di bidang irigasi pertanian. Tujuannya, untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik yang menjadi wewenang pusat, provinsi, maupun kabupaten.
”Upaya ini mendukung tercapainya swasembada beras dan ketahanan pangan sesuai program Nawacita Pemerintah Indonesia," kata Susilan, Jumat 14 Juli 2023.
Lebih lanjut Susilan mengatakan, pelaksanaan program IPDMIP merupakan kerja sama antara International Fund Agricultural Development (IFAD) dan Pemerintah Indonesia melalui dukungan Asian Development Bank (ADB) sejak 2017.
Dia menerangkan, alokasi anggaran untuk Kabupaten Cilacap pada program tersebut yakni sebesar Rp 7,290 milyar, dan sejak 2018 telah terserap sebesar Rp 5,794 milyar 79,49 persen.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi Pelatihan Penyuluh Swadaya bagi Ketua Kelompok Tani, Sekolah Lapang Petani, Buku Catatan Petani, Forum Berbagi Pengalaman Antar Petani, Kunjungan Antar Desa, Pertemuan Bulanan Penyuluh, Penghargaan Penyuluh, Demonstrasi Peralatan, Konsultasi ke NPU, dan Peralatan Pendukung Manajemen.
Sementara, Koordinator Tim IFAD, Mary Ann Botengan menjelaskan, kunjungan supervisi ke Kabupaten Cilacap lebih fokus pada program IPDMIP.
Pelaksanaannya sendiri melibatkan tiga unsur kementerian yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
”Pada penerapannya proyek ini terintegrasi antara rehabilitasi jaringan irigasi, perbaikan kelembagaan pengelolaan irigasi, dan penguatan kelembagaan petani melalui pendekatan penyuluhan," terangnya.
Penulis : Dony PH
Editor. : Khaerul Umam