Pesantren Miliki Peran Strategis Dalam Pengendalian Perubahan Iklim
Monday, 10 July 2023 17:57 WIB
Indonesia Climate Change Expo and Forum (ICCEF) 2023 di Surabaya, Jawa Timur, memfokuskan pada peran strategis pesantren dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia. (Dok.ppid.menlhk)
Radarsuara.com - Indonesia Climate Change Expo and Forum (ICCEF) 2023 di Surabaya, Jawa Timur, memfokuskan pada peran strategis pesantren dalam mendukung upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi mengatakan, pesantren merupakan salah satu pihak yang terlibat aktif dalam penanaman dan rehabilitasi lahan, termasuk kampanye sedekah oksigen.
Karenanya, kata dia, pesantren juga terlibat pada komitmen pemerintah dalam menjadi lingkungan sebagaimana program sedekah iklim yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki program sedekah iklim melalui berbagai kegiatan pembagian bibit, gerakan penanaman pohon, hingga rehabilitasi lahan kritis dan pelestarian ekosistem mangrove. Semua itu terus dilaksanakan setiap tahun untuk mengantisipasi isu global yaitu perubahan iklim. Pemerintah Daerah pun senantiasa melibatkan berbagai unsur masyarakat termasuk sejumlah pondok pesantren untuk berkolaborasi," kata Jumadi, Senin 10 Juli 2023.
Lebih lanjut Jumadi menjelaskan,
gerakan rehabilitasi lahan kritis dan ekosistem mangrove yang dilaksanakan melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Timur, tercatat mampu menekan lahan kritis dalam kurun empat tahun terakhir.
“Sejumlah lahan kritis telah berhasil kita pulihkan melalui berbagai aksi nyata pemerintah dan berbagai elemen masyarakat. Target ke depan akan terus kita galakkan upaya mitigasi perubahan iklim bersama para pihak untuk terus bersama-sama melestarikan lingkungan,” jelas Jumadi.
Sementara, Syahruddin dari Universitas Darussalam Gontor mengungkapkan, bahwa terdapat lima juta santri di seluruh Indonesia.
Setiap santri, kata dia, dididik untuk menjadi khalifah di muka bumi di dalam mengelola alam semesta secara bijak.
“Pesantren mengajarkan para santrinya untuk menjaga bumi di setiap aktivitas sehari-hari seperti menghemat air wudhu, mengolah limbah menjadi kompos, termasuk menanam dan merawat lingkungan,” kata Syahruddin.
Penulis : Dony PH
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023