Pertanian dan Peternakan

50 Sapi Di Serang Positif LSD, DKPP  Geber Vaksinasi Masal

Monday, 10 July 2023 14:01 WIB
Petugas Kesehatan Hewan Ternak Lakukan Vaksinasi. (Dok.penghubung.bantenprov.go.id)

Radarsuara.com - Penyebaran virus Penyakit Lumpy Skin Disease atau LSD di Kabupaten Serang meluas, kini tercatat sekitar 50 ekor sapi di peternak terindentifikasi positif terkena virus yang kerap disebut lato-lato.

Kepala DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, sebelumnya pihaknya menemukan 13 ekor sapi kurban di Kecamatan Padarincang dan Cinangka dan lima sapi ternak di Bojonegara.

"Jadi virus LSD sekarang merambah sapi lain di peternakan. Sekarang yang 50 terserang," ujarnya.

Untuk mengantisipasi terus menyebarnya virus tersebut, pihaknya sudah melakukan identifikasi dan memberikan vaksin dua kali terhadap ternak di peternakan tersebut. 

"Kondisinya sudah membaik, semoga sapi yang terinfeksi dan sudah di vaksin  bisa sembuh," ungkapnya.

Menurut dia, bahwa kondisi sapi di Bojonegara yang terpapar LSD kini sudah membaik. Dan dirinya meminta peternak agar menahan lebih dulu tidak dijual ke masyarakat. 

"Kalau masih sakit kota larang untuk dipotong dan di jual dagingnya ke masyarakat, kalau sudah sembuh tidak apa-apa silahkan dijual," paparnya.

Diakui Kepala Dinas, bahwa sapi yang terinfeksi di peternakan, muncul berupa cacar pada badan ternak. Sebenarnya kata dia kalaupun dikonsumsi daging tersebut tidak berbahaya, sebab penyakit tersebut tidak menular pada manusia berbeda dengan antraks.

"Jadi, virus LSD ini nular dari hewan ke hewan. Tapi untuk mencegah semakin meluas LSD kedepan akan dilakukan vaksin massal di peternakan," tandasnya.

Komentar

You must login to comment...