Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi melakukan pertemuan dengan stakeholder pergulaan nasional demi menjaga harga gula di tingkat petani. (Dok.badanpangan)
Radarsuara.com - Dengan alasan pembenahan tata kelola gula nasional, Badan Pangan Nasional / NFA menggandeng sejumlah stakeholder pergulaan nasional, seperti ID FOOD, PTPN III, PT Sinergi Gula Nusantara dan Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia.
Menurut Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, langkah perbaikan tata kelola gula nasional yang dilakukan secara komprehensif dari hulu hilir untuk menjaga keseimbangan harga di semua level.
“Harga ini telah mempertimbangkan kondisi faktual, perhitungan biaya produksi, dan masukan dari berbagai pihak baik dari sisi petani, pelaku industri, pedagang maupun konsumen," terang Arief, Rabu 5 Juli 2023.
Dengan membeli tebu di harga yang baik, Arief menyebut bahwa pelaku usaha serta seluruh stakeholder pergulaan nasional telah turut mendukung peningkatan produktivitas tebu nasional secara berkelanjutan.
“Membeli tebu petani dengan harga yang baik artinya membantu meningkatkan pendapatan petani tebu," ungkapnya.
Arief meyakini, keberpihakan kepada petani merupakan langkah awal yang tepat untuk meningkatkan daya saing industri gula nasional secara berkelanjutan.
Sehingga, kata dia, dengan pendapatan yang baik diharapkan minat masyarakat atau petani tebu untuk menanam dan meningkatkan produksi tebunya semakin tinggi.
"Nantinya dapat mendorong peningkatan ketersediaan bahan baku tebu yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan produksi gula nasional dan berkurangnya importasi gula secara bertahap,” jelasnya.
Penulis : Dony PJ
Editor : Khaerul Umam