Pertanian dan Peternakan

Percepatan Masa Tanam Jadi Solusi Hadapi El Nino

Saturday, 01 July 2023 10:06 WIB
Plh Kepala Dinas Pangan, Tanaman dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Rini Susilawati, menginstruksikan para petani untuk melakukan percepatan tanam sebagai antisipasi fenomena El Nino. (Dok.diskominfo.kaltim)

Radarsuara.com - Puncak El Nino diprediksi terjadi pada Agustus 2023. Salah satu provinsi yang diperkirakan mengalami kemarau panjang akibat hal tersebut adalah Kalimantan Timur (Kaltim).

 
Menyikapi itu, Plh Kepala Dinas Pangan, Tanaman dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Rini Susilawati mengatakan, El Nino memiliki dampak yang signifikan bagi sektor pertanian yang mengakibatkan kekeringan, penyakit tanaman, perubahan pola hama dan penurunan produksi.
 
Untuk itu, kata dia, pemerintah telah melakukan antisipasi dampak dari potensi El Nino, salah satunya meminta petani melakukan percepatan tanam.
 
"Kami telah menginstruksikan kepada petani dan penyuluh di Kabupaten dan Kota secara tertulis untuk percepatan tanam," kata Rini, Sabtu 1 Juli 2023.
 
Percepatan tanam yang dimaksud itu seperti membuat penampungan-penampungan air atau embung-embung kecil dan menggunakan benih yang tahan kekeringan.
 
Meskipun Kaltim secara nasional bukan daerah lumbung, Rini mengatakan, Kaltim memiliki daerah sentral untuk tanaman pangan dan holtikultura.
 
Seperti padi yang sentralnya di Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser, Samarinda, Kutai Timur, Kutai Barat dan Berau. 
 
Selain itu, ada holtikultura buah-buahan yang hampir semuanya memiliki potensi. Seperti pisang kepok krecek varietas lokal Kabupaten Kutai Timur yang sudah di ekspor.
 
Rini mengatakan, percepatan tanam adalah upaya untuk terus mempertahankan produksi tani.
 
"Upaya itu dilakukan untuk membantu petani dalam menghadapi potensi El Nino," jelas Rini.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...