Pertanian dan Peternakan

Sawah Tadah Hujan Menjadi Solusi Hadapi Dampak El Nino

Friday, 30 June 2023 16:05 WIB
Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Puji Lestari. (Dok.BRIN)

Radarsuara.com - Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan (ORPP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Puji Lestari menyebut, Indonesia harus memaksimalkan teknologi yang spesifik seperti inovasi Teknologi Padi Sawah Tadah Hujan Sementara untuk meminimalisir dampak El Nino yang memicu Kekeringan.

Menurutnya, gejala alam ini berdampak pula di sektor pertanian, khususnya tanaman pangan, baik berpengaruh terhadap pola tanam, waktu tanam dan waktu produksi dan kualitas hasil.
 
"Untuk menangkal penurunan hasil akibat El Nino, diperlukan teknologi spesifik lokasi didasarkan kearifan lokal sehingga dapat menekan risiko perubahan iklim khususnya El Nino," terang Puji, Jumat 30 Juni 2023.
 
Hal serupa juga dikatakan Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Tanaman Pangan Nana Sutrisna. 
 
Menurutnya, sawah tadah hujan merupakan lumbung kedua setelah lahan irigasi, menjadi harapan karena sawah irigasi banyak dialih fungsikan. 
 
"Permasalahan sawah tadah hujan adalah sistem pengairannya yang sangat bergantung pada hujan, sehingga pola tanam hanya padi-padi, padi palawija dan padi beras," kata Nana.
 
Dia mengatakan, hampir 50 persen produksi padi di Asia merupakan sawah tadah hujan.
 
"Pendekatan yang dilakukan adalah dengan meningkatkan luas panen dan meningkatkan produktivitas. Sedangkan strategi yang dilakukan adalah meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan teknologi budidaya dengan ketersediaan air yang cukup," jelas Nana.
 
Lebih lanjut Nana menuturkan, kunci dari teknologi tersebut adalah bagaimana mengkondisikan aerob yang terkendali dan berbasis organik dengan PATBO SUPER.
 
PATBO SUPER merupakan hasil pengkajian di Kementerian Pertanian, dengan cara merakit dan menyempurnakan teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Bahan Organik (IPAT-BO) dengan menggunakan alat mesin pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan Indeks Pertanaman (IP).
 
"PATBO SUPER sangat tepat dilakukan di sawah tadah hujan, bisa menghemat penggunaan pupuk, meningkatkan mutu produktivitas lebih dari 30 persen meningkatkan efisiensi penggunaan air lebih dari 50 persen, meningkatkan IP hingga 300, secara finansial menguntungkan," jelas Nana.
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...