Di Kabupaten Nganjuk misalnya, Dinas Pertanian (Disperta) melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan vaksinasi hewan secara door to door ke peternak.
"Kami melakukan vaksinasi secara door to door, tidak menunggu tetapi tim mendatangi langsung ke kandang para peternak," kata Medik Veteriner Disperta Kabupaten Nganjuk Neneng Susanti.
Dia mengaku, untuk menyukseskan vaksinasi hewan tersebut, ada 4 tim yang langsung terjun langsung ke lapangan, dengan menyambangi kandang-kandang hewan.
Menurut dia, vaksin kali ini menyasar hewan ternak sapi. Baik dosis pertama maupun booster pertama, karena sebelumnya sudah dilaksanakan Vaksinasi.
"Jadi, total ada empat tim yang akan mendistribusikan sekitar 300 dosis vaksin di Kecamatan Loceret," turnya.
Dijelaskannya, vaksinasi tersebut merupakan upaya dalam penanggulangan penyebaran virus PMK yang sudah melanda beberapa daerah dan mengkhawatirkan para peternak.
"Semoga virus PMK ini dapat dikendalikan dengan baik untuk kesejahteraan para peternak. Terlebih saat ini jelang Hari Raya Idhul Adha atau hari raya kurban,” tandasnya.
Dalam kegiatan pengecekan tersebut petugas juga melaksanakan edukasi tentang langkah-langkah penanganan bila terdeteksi PMK diternak warga secara berkala.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam