Pertanian dan Peternakan

Dompu Butuh Bantuan Pusat untuk Majukan Sektor Pertanian 

Saturday, 24 June 2023 13:16 WIB
Sekda Kabupaten Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra didampingi Kadis Pertambun, Muhammad Syahroni audiensi ke Kementan. (Dok.setda.dompukab.go.id)

Radarsuara.com - Sekda Kabupaten Dompu Gatot Gunawan Perantauan Putra didampingi Kadis Pertambun, Muhammad Syahroni pergi ke  Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk memohon bantuan guna memajukan sektor pertanian.

 
Gatot mengatakan, pihaknya mengharap dapat dukungannya agar program upland yang sebelumnya sudah dilaksanakan di Kabupaten Dompu dapat kembali diprogramkan.
 
"Kabupaten Dompu adalah salah satu daerah dengan fiskal rendah, sehingga mengharapkan adanya dukungan program pembangunan dari berbagai kementerian termasuk kementerian pertanian," kata Gatot.
 
Menurut Sekda, APBD Kabupaten Dompu 2023 dari total belanja pembangunan, pendapatan yang bersumber dari dana transfer persentasenya sebesar 86,2 persen sementara PAD hanya sebesar 13,7 persen.
 
“Dengan kondisi seperti ini, maka kami berharap adanya pembiayaan pembangunan yang bersumber diluar dana DAU’, ucapnya
 
Menurut Sekda, berbagai upaya telah  untuk bisa memenuhi kebutuhan pembangunan di Kabupaten Dompu. Termasuk di bidang pertanian adalah mengajukan usulan proposal melalui Pendanaan IFAD dengan program upland di Kementerian Pertanian.
 
Sementara itu, Direktur Irigasi Kementan, Ir. Hermanto mengatakan, proyek upland merupakan kegiatan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani.
 
“Adapun proposal usulan tambahan lokasi kegiatan upland yang disampaikan Kabupaten Dompu, sedang dan terus berproses”, ucapnya.
 
Menurut dia, kemungkinan akan ada penambahan lokasi baru program upland adalah bagaimana kinerja 15 Kabupaten yang telah melaksanakan kegiatan ini sejak tahun 2019.
 
“Akan ada evaluasi terhadap lokasi upland lama dan setelah proses evaluasi inilah diputuskan kaitan dengan ada tidaknya penambahan lokasi upland”, ungkapnya.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor    : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...