Koordinator WIlayah (Korwil) Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Sumatra Barat (Sumbar) Nurkhali mengatakan, budidaya padi organik lebih menguntungkan dari sisi hasil panen dan yang pasti lebih sehat dikonsumsi.
“Kami dorong petani agar terus mengembangkan pola pertanian seperti ini dan melakukannya di beberapa lokasi,” kata Nurkhalis.
Dia menjelaskan, dengan hasilnya cukup baik dibanding dengan pola tanam biasa. Tetapi pertanian organik bukan berarti tanpa kendala.
"Kalau kendala, setiap budidaya pasti ada seperti budidaya tanaman lain, diantaranya biaya produksi dan jaminan risiko. Untuk itu kehadiran pemerintah diperlukan dalam hal ini,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan hasil yang lebih meningkat, petani pastinya akan beralih ke sistem organik, tetapi mereka terkendala ongkos produksi dan jaminan.
"Jadi, kehadiran pemerintah dalam hal meringankan biaya produksi dalam bentuk subisidi dan jaminan mengganti biaya produksi kalau gagal panen,” ucapnya.
Jika itu terwujud, maka swasembada pangan tidak sekadar jadi wacana. Terlebih hampir banyak pihak mengatakan bahwa sektor pertanian jadi penopang ekonomi seperti pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.
"Membangun sektor pertanian butuh kesungguhan, kalau perlu dialokasikan subsidi anggaran produksi pupuk organik dari pemerintah," pungkasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam