Kepala BPS Gunungkidul, Rintang Awan Eltribakti mengatakan, petugas yang diturunkan dalam sensus sudah mendapatkan pelatihan terkait teknis pelaksanaan.
"Sensus ini akan dilaksanakan selama 2 bulan, jadi, para petugas akan mendata para pelaku sektor pertanian," kata Eltri
Kepala BPS merinci, dari jumlah tersebut, 801 orang merupakan petugas sensus di lapangan, 117 orang merupakan petugas pemeriksa lapangan.
"Untuk koordinator sensus di tingkat kapanewon ada 35 orang, petugas di lapangan bertanggungjawab ke petugas pemeriksa lapangan, jadi terpantau," tururnya.
Sensus pertanian bertujuan untuk mengetahui bagaimana demografi pertanian, termasuk luasan lahan menurut penggunaannya, jenis kepemilikan, hingga fasilitas layanan irigasi.
"Dari hasil sensus itu, nanti akan diketahui, bagaimana potensi pertanian di suatu wilayah. Dan akan jadi dasar pemerintah dalam merumuskan program strategisnya," kata Eltri.
Sementara Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengaku, pihaknya terus melakukan koordinasi selama pelaksanaan sensus.
"Hasil sensus nantinya akan membantu menentukan kebijakan di bidang pertanian guna mewujudkan kesejahteraan para petani," katanya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam