Pertanian dan Peternakan

Provinsi Maluku Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian 

Saturday, 10 June 2023 13:36 WIB
Tim Penyuluh meninjau penamaman Cabe di lahan pertanian Provinsi Maluku. (Foto/potretmaluku.id)

Radarsuara.com - Di tengah upaya yang terus dilakukan untuk meningkatkan produktifitas petanian, Provinsi Maluku mengalami kendala karena kurangnya Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendampingi para petani.

Berdasarkan data, saat ini hanya memiliki 435 tenaga penyuluh padahal idealnya jika di persentasekan dengan luas lahan pertanian dan jumlah petani  setidaknya harus memiliki 805 tenaga penyuluh. 

Tenaga penyuluh terus mengalami pengurangan, karena setiap tahun ada yang purna bakti, seperti tahun 2024 mendatang sejumlah 174 penyuluh akan memasuki masa pensiun.

Menyikapi hal itu Sekertaris Komisi II DPRD Maluku, Ruslan Hurasan mengatakan pemerintah harus bergerak cepat, untuk melakukan rekruitmen, sebab tenaga penyuluh sangat penting untuk keberlangsungan pertanian.

"Ini harus menjadi prioritas bagi pemerintah, sebab setiap satu penyuluh pertanian bertanggung jawab untuk satu desa, namun masih berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan,” kata Hurasan.

Pihaknya, meminta Kementerian pertanian untuk perencanaan APBN menyiapkan anggaran untuk tenaga penyuluh di Provinsi Maluku.

"Untuk kebutuhan tenaga penyuluh pertanian ini, nanti akan kami  sampaikan saat aspirasi ke Pemerintah Pusat," ujar dia.

Dijelaskan Ruslan, bahwa rekrutmen tenaga penyuluh merupakan kewenangan pemerintah provinsi dan Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan)

"Jadi untuk menutup kebutuhan penyuluh itu, nanti sebagia  bisa di take over lewat APBN, dan sebagian akan kita  bicarakan dalam perencanaan APBD tahun 2024," tandasnya.

Masih kata dia, bahwa krisis penyuluh harus segera di tangani, supaya tidak berdampak terhadap semangat petani dalam melakukan produktifitas yang akhirnya mempengaruhi ketersediaan pangan. 

Penulis  : Asep Supriyanto
Editor     : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...