Pertanian dan Peternakan

PPL Diminta Antisipasi Dampak Kekeringan

Thursday, 08 June 2023 16:09 WIB
Petani dan Jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas Panen Raya Kedelai. (Dok.jatengprov.go.id).

Radarsuara.com - Menghadapi kemarau panjang, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diminta waspada dan sigap dalam mengantisipasi dampak kekeringan. Hal itu untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan dan menghindari kerugian para petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertan KP) Kabupaten Banyumas Jaka Budi Santosa menegaskan, PPL harus berperan aktif seiring dengan adanya fenomena El Nino yang mengancam sektor pertanian.

"Saya minta penyuluh untuk terjun ke lapangan, lihat kondisi serta lakukan edukasi kepada para petani. Lakukan pompanisasi bagi lahan sawah yang berpotensi puso atau gagal panen akibat kekeringan," pintanya.

Menurutnya, PPL juga harus melakukan edukasi mengenai irigasi berselang sebagai upaya penghematan penggunaan air.

"Lakukan pengaturan air terutama di daerah-daerah yang irigasinya lancar atau dekat dengan mata air seperti Kecamatan Baturraden, Sumbang, Kedungbanteng, Pekuncen, dan Cilongok," tuturnya.

Dirinya juga mengaku, telah menyiapkan surat edaran terkait antisipasi kekeringan dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Dalam surat edaran tersebut, kata dia, pihaknya merekomendasikan untuk melakukan identifikasi dan langkah antisipasi saat memasuki puncak musim kemarau pada daerah yang lebih kering dari normalnya.

Menurut dia, rekomendasi lainnya berupa optimalisasi penampungan air pada sisa musim hujan untuk memenuhi danau, embung, dan kolam retensi.

"Optimalkan bantuan sarana penanganan dampak perubahan iklim seperti pompa, sumur, pipanisasi, dan embung. Dan bagi petani di daerah rawan kekeringan agar mengikuti Asuransi Usaha Tani Padi, (AUTP)," pungkasnya.

Penulis : Asep Supriyanto 
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...