Lewat Agrianger, IPB University Ingin Cetak Pahlawan Perikanan dan Kelautan Sejak Dini
Wednesday, 07 June 2023 13:07 WIB
International Association of Student in Agricultural and Related Science (IAAS) Local Committee (LC) IPB University bersama SIAGA, memberikan edukasi bertajuk Agriranger, mencetak pahlawan perikanan dan kelautan sejak dini kepada anak-anak. (Dok.IPB)
Radarsuara.com - International Association of Student in Agricultural and Related Science (IAAS) Local Committee (LC) IPB University, menghadirkan sebuah kegiatan edukasi kreatif bertajuk Agriranger untuk mencetak pahlawan perikanan dan kelautan.
Perwakilan IAAS LC IPB University,
Alya Khairunnisa Lubis menjelaskan, Agriranger merupakan wujud kepedulian pihaknya terhadap tantangan dan hambatan sektor perikanan dan kelautan di Indonesia.
Mengusung ‘Savior: Save Life Below Water’, kegiatan yang dikolaborasikan bersama dengan You for Youth yang diinisiasi oleh SSEAYP Indonesia Alumni Grant (SIAGA), kata dia, ini salah satunya dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Azkia, Desa Tapos 1, Bogor, Jawa Barat.
Alya mengharapkan Agriranger
dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian, serta minat dan bakat anak usia sekolah dasar terhadap pertanian dan lingkungan, termasuk di dalamnya perikanan.
"Selain itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemampuan problem solving anak-anak yang membantu dalam perkembangan kognitif mereka,” kata Alya, Rabu 7 Juni 2023.
Pada kegiatan tersebut, Alya mengatakan jika edukasi dikemas melalui drama dengan tema permasalahan aktual di sektor perikanan dan perairan di Indonesia.
Selain itu, dalam meningkatkan keterampilan peserta, panitia menyediakan lima pos permainan sebagai media praktik bagi anak-anak.
“Pos pertama membahas filtrasi sederhana, di mana peserta dibimbing untuk merangkai alat penyaring air menggunakan bahan sehari-hari. Pos kedua dan ketiga fokus pada pengembangan kreativitas peserta melalui tantangan menggambar poster mandiri,” urainya.
Sementara pos keempat, lanjut Alya, itu menggambarkan kegiatan nelayan. Peserta diminta bermain dengan peran sebagai ikan atau penangkap ikan.
Selanjutnya, pos kelima tak kalah penting. Menurut Alya, pada pos ini peserta dipandu untuk menebar benih ikan nila merah ke dalam kolam, disusul dengan pemberian edukasi terkait pakan, perawatan dan penanggulangan masalah saat beternak ikan.
“Agriranger tak hanya diikuti anggota dari project department, sehingga dibuka juga kesempatan bagi mahasiswa di luar anggota IAAS LC IPB University untuk berpartisipasi sebagai sukarelawan. Dengan hal tersebut, Agriranger dapat menjadi wadah untuk melatih para sukarelawan mahasiswa aktif IPB University untuk mengimplementasikan ilmu yang telah didapatkannya,” jelas Alya.
Sementara, perwakilan dari komunitas SIAGA, Amira Razan Safira menyebut bahwa perikanan dan kelautan merupakan unsur pertanian yang potensial di Indonesia sebagai negara maritim.
Sumber daya yang melimpah, kata dia, memberikan peluang pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan laut yang penting bagi keberlanjutan ekosistem.
"Namun sayangnya, realita saat ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki antusiasme yang rendah dalam mengembangkan keterampilan serta pengetahuannya di sektor perikanan dan kelautan. Tentunya, hal tersebut berpengaruh terhadap kurangnya pengembangan inovasi anak muda sebab regenerasi yang terhambat," kata dia.
Karenanya, pihaknya bersama IAAS LC IPB University membuat kegiatan Agrianger untuk mengajak masyarakat khususnya anak muda agar tertarik masuk dalam sektor ini. Termasuk anak-anak yang diberikan pemahaman sejak dini.
“Kegiatan Agriranger ini sejalan dengan visi komunitas kami yang memfokuskan program di bidang sosial yaitu pemberdayaan masyarakat, termasuk di dalamnya pemuda dan anak-anak,” kata Alya.
Penulis : Dony PH
Editor. : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023