Pemkab Bogor Pasang Pompa Air di Sentral Pertanian Antisipasi Kekeringan Dampak El Nino
Wednesday, 07 June 2023 10:01 WIB
Pemkab Bogor Pasang Pompa Air di Sentral Pertanian Antisipasi Kekeringan Dampak El Nino. (Radarsuara.com)
Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, berencana memasang pompa air di sejumlah sentral pertanian, mengantisipasi kekeringan hebat dampak dari El Nino.
Ada sejumlah wilayah yang diprediksi terdampak El Nino dan mengalami penurunan panen padi tersebut. Di antaranya Kecamatan Jonggol, Tanjungsari dan juga Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor.
Kabid Perlindungan dan pelayanan usaha Dinas Pertanian, Holtikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, Judi Rahmat menjelaskan, kecamatan-kecamatan kemungkinan terdampak kekeringan karena sumber mata air di lokasi tersebut tidak cukup besar.
"Sementara untuk Bogor wilayah barat relatif bagus, kecuali Kecamatan Tenjo kita sudah tidak punya sawah irigasi, jadi itu sawah tidak ada hujan, pada saat hujan itu bisa dimanfaatkan tapi pada saat kering itu tidak bisa dipakai," jelasnya, Rabu 7 Juni 2023.
Tak hanya pompa air, Judi Rahmat mengaku bahwa pihaknya pun memberikan bantuan kepada sejumlah wilayah yang diprediksi tersebut dengan mengirimkan mobil tangki air.
“Fenomena alam El Nino ini membuat sawah di Kecamatan Jonggol, Tanjungsari dan Tenjo bakal mengalami krisis air. Kami pun mengantisipasinya dengan memberikan beberapa bantuan,” ungkapnya.
Selain itu, Judi Rahmat menuturkan, bahwa pihaknya juga memberikan bantuan ilmu ataupun bimbingan melalui para penyuluh pertanian kepada para, seperti anjuran menanam di bulan Juni.
"Saat ini penyuluh pertanian sudah menganjurkan petani padi untuk menanam padi, di bulan Juni karena masih ada hujan. Masa awal tanam, kebutuhan akan air sangat penting hingga petani padi tidak mengalami gagal panen," tuturnya.
Ia mengharapkan, fenomena El Nino maupun potensi cuaca ekstrem lainnya tidak mengganggu pertanian padi hingga produksi gabah padi atau beras di wilayah Kabupaten Bogor.
Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Bogor tercatat memiliki ladang persawahan seluas 42.000 Hektare.
Dari jumlah itu, Kabupaten Bogor
memiliki jadwal panen tiga kali di setiap tahunnya. Jika ditotal, petani di Bumi Tegar Beriman ini bisa memanen gabah kering hingga 600.000 ton per tahunnya.
"Minimal produksi satu tahun itu tidak terlalu berkurang. Makannya sampai sekarang kita selalu sosialisasikan ke masyarakat hayu jangan nunda dulu mumpung hujannya masih bagus, irigasinya masih bagus, selesai panen cepat tanam, selesai panen cepat tanam. Nanti pada saat musim kemarau praktis tidak ada air tidak bisa nanam," jelas Judi Rahmat.
Penulis : Dony PH
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023