Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 4 hari dengan tujuan memberikan peningkatan jaminan dan mutu produk pangan asal ternak yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal atau "Asuh".
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengapresiasi kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal 2023, karena hal itu sangat positif karena bukan hanya menciptakan daging yang halal tetapi juga terhadap kesehatan.
"Jadi, pelatihan Juleha ini bukan sekedar halal atau haram dalam penyembelihan, tapi lebih pada kesehatan hewan," kata Hadi Mulyadi.
Hal itu bukan tanpa alasan, sebab kata Hadi, dalam pelatihan tersebut ada materi tentang kesehatan hewan, sehingga diajarkan tentang bagaimana merawat, memelihara, menyembelih hingga menguliti bahkan mengiris daging hewan.
Dia menegaskan, kegiatan Juleha tersebut bukan sekedar belajar ilmu sembelih halalnya, tapi menyembelih dengan cara yang baik.
"Jadi hasilnya, dagingnya berkualitas dan dimakan pun kualitasnya baik untuk tubuh, halalan toyyiban, itu intinya," tuturnya.
Seperti diketahui, bahwa jumlah juru sembelih bersertifikat kompetensi di Kaltim hingga saat ini sebanyak 57 orang tersebar di kabupaten dan kota, terdiri RPH Ruminansia dan Unggas 21 orang, DPW Juleha Kaltim 13 orang dan 23 orang dari organisasi Dakwah Sembelih Kaltim.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam