Pertanian dan Peternakan

Pulau Jawa Terancam Kekeringan

Saturday, 27 May 2023 14:02 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Dok.DPR)

Radarsuara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkirakan Indonesia akan menghadapi ancaman pengaruh El Nino pada Juni 2023, dengan dampak kekeringan meluas hingga Juli 2023. 

Pada penelitiannya, Pulau Jawa diprediksi menjadi daerah paling terdampak kekeringan.
 
Ketua DPR RI, Puan Maharani pun meminta semua pihak untuk mengantisipasi atau meminimalisir dampak El Nino. Terutama pada sektor pertanian dan perkebunan di Indonesia.
 
"Tanah yang kering dan kurangnya pasokan air akan menghambat pertumbuhan tanaman, mengakibatkan gagal panen dan menurunkan produktivitas pertanian. Hal ini berdampak pada pasokan pangan, kenaikan harga bahan pangan, serta pengurangan pendapatan petani. Jika tidak diantisipasi, dampak kekeringan akan meluas ke sektor rumah tangga, seperti harga bahan pokok menjadi naik,” kata Puan, Sabtu 27 Mei 2023.
 
Selain itu, Mantan Menko PMK ini menyebutkan, hingga saat ini, masalah air bersih di Indonesia kerap menjadi persoalan saat musim kemarau tiba. Oleh sebab itu DPR meminta Pemerintah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk pasokan air bersih bagi masyarakat.
 
“Pemerintah juga harus mendata sumber air bersih di setiap daerah kota/kabupaten. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkannya untuk keperluan sehari-hari,” jelas Puan.
 
Puan menilai, gangguan pada sumber air bersih juga meningkatkan potensi munculnya penyakit kulit dan penyakit lainnya. Untuk itu, dia meminta respons cepat Pemerintah dalam menanggulangi permasalahan kesehatan ini.
 
“Tenaga medis juga harus disiapkan Pemerintah untuk mengantisipasi munculkan wabah penyakit saat musim kemarau tiba. Selain itu peralatan di fasilitas kesehatan juga harus diperhatikan, apalagi fasilitas kesehatan yang berada di pedesaan,” terangnya.
 
Di samping itu, puan juga mendorong pemerintah untuk menggencarkan edukasi ke masyarakat agar mempersiapkan musim kemarau sebagai upaya mengantisipasi kekeringan. 
 
Edukasi seperti tentang konservasi air, pengelolaan sumber daya air yang bijaksana serta pengembangan sumber air alternatif dinilai menjadi hal yang perlu digaungkan oleh pemerintah.
 
“Perlunya edukasi ke masyarakat khususnya para petani tentang bagaimana menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan. Dengan tujuan membangun ketahanan baik yang lebih baik serta meminimalisir gagal panen,” ungkap Puan.
 
Dengan adanya tindakan pencegahan dan edukasi yang baik, Puan berharap musim kemarau tahun ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan bagi keberlangsungan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. 
 
Puan menegaskan DPR akan terus memberi dukungan lewat fungsi dan kewenangannya.
 
“Dalam menghadapi fenomena El Nino, solidaritas dan kerja sama seluruh stakeholder menjadi kunci untuk membangun ketahanan negara yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tegasnya. 
 
Penulis : Dony PH
Editor.   : Khaerul Umam 
 

Komentar

You must login to comment...