Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, bantuan diberikan sebagai upaya peningkatan produktivitas baik untuk pertanian, perikanan dan peternakan. Sehingga ke depan bisa meningkatkan kesejahteraan para petani.
Kustini juga menerangkan, Pemkab Sleman juga menyediakan pendampingan dan motivasi bagi para petani, sehingga bisa membangkitkan para petani dalam mengelola pertanian sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan hasil panen.
"Jadi, untuk pendampingan terus dilakukan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) melalui para petugas penyuluh lapangan dengan memberi memotivasi dan pemahaman dalam pemanfaatan teknologi," terangnya.
Namun kata Bupati, tak hanya para petani, penyuluh lapangan juga perlu terus peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang pertanian yang modern tanpa meninggalkan pengembangan pertanian yang telah berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan para petani.
Sementara Kepala DP3 Sleman, Suparmono menegaskan bahwa produktivitas dan kesejahteraan petani masuk ke dalam program strategis yang direalisasikan melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian berupa alat mesin pertanian.
Menurut Suparmono bahwa kualitas dan kuantitas serta ketersediaan sarana dan prasarana produksi pertanian dan perikanan di Sleman masih perlu ditingkatkan. Sehingga pihaknya berikan hibah 265 unit alsintan kepada 200 kelompok tani serta pembudidaya ikan.
Dia menjabarkan 265 alsintan yang dihibahkan antara lain 23 unit cultivator, 129 unit pemotong rumput, 2 unit chopper, 53 unit pompa air, 21 unit traktor roda dua, 8 unit power threser, 4 unit pencacah pupuk organik, 3 unit penyaring pupuk organik.
"Lalu, 3 unit kendaraan roda tiga, 18 unit kincir dan genset, serta mesin pengayak beras dan impulse sealer dengan nilai total yang dibagikan sebesar Rp 2,8 miliar," tandasnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam