Bahkan, DPKH Kabupaten Sigi sudah membentuk dan menerjunkan tim pemeriksa hewan ke lapangan. Para petugas itu akan memeriksa hewan ternak yang akan dijadikan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 2023.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi Akib Ponulele mengaku, pihaknya terus memantau hewan-hewan ternak yang sudah mulai dipasarkan di masyarakat.
"Kami menurunkan tim ke lapangan, mereka lakukan pemeriksaan. Jadi hewan kurban yang di jual di sini dijamin keamanan dan kesehatannya," kata Akib Ponulele.
Selain melakukan pemeriksaan hewan, tim tersebut juga akan mengeluarkan surat keterangan jika ternak tersebut bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Jadi setelah diperiksa dan tidak ada gejala penyakit, maka langsung dikeluarkan surat keterangan bahwa ternak tersebut sehat, sehingga aman untuk dipotong sebagai hewan kurban," jelasnya.
Dijelaskannya, sebelumnya memang ada 463 ekor Sapi yang memiliki gejala Kasus Penyakit Mulut. Tapi pihaknya terus berjibaku menangani kasus tersebut, hingga akhirnya 325 ekor berhasil sembuh sedangkan 1 ekor ternak mati.
Sejauh ini, pihaknya sudah melaksanakan Vaksinasi PMK kepada 13.810 ekor di Kabupaten Sigi. "Sisa kasus aktif tinggal 137 ekor dan kami terus pantau dan hingga saat ini masih dalam penanganan kesehatan hewan," jelas dia.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam