1. Siapkan Benih
Pilih bibit dari biji buah mangga yang memiliki kualitas baik, biji mangga yang telah dikupas perlu dikeringkan agar lapisan kulit pada bijinya bisa pecah dan kamu bisa mengambil bagian kepingnya yang nanti akan ditanam.
Sediakan media pembibitan dengan menggunakan polybag atau sebuah kotak untuk menyemai dan buat lubang dengan ukuran 30x40 cm.
Media semai terdiri atas tanah dan pupuk organik. Selanjutnya, masukkan biji dan tutup permukaannya.
2. Siapkan Lahan
Siapkan lahan dari sekitar dua minggu sebelum proses penanaman. Lakukan penggemburan tanah dengan mencangkulnya dan tambahkan pupuk organik. Buat jaraknya lebih renggang agar pohon mangga bisa tumbuh besar.
3. Penanaman
Bibit mangga yang usianya memasuki 4 bulan bisa mulai ditanam. Masukkan media pembibitan ke dalam lubang pada lahan yang telah disiapkan.
Tambahkan kayu untuk penyangga pohon mangga. Selain itu juga dapat memberikan pohon pelindung di dekatnya.
4. Perawatan
Proses perawatan menjadi bagian penting supaya pohon mangga bisa tumbuh dengan maksimal dengan buah yang melimpah.
Lakukan penyiangan untuk membersihkan rumput pengganggu di area sekitar penanaman. Selain itu, tambahkan pupuk organik untuk menyuburkan pohon mangga.
Ketika melihat tanah yang sedikit longsor usai disiram selama dua kali sehari, maka langsung memperbaiki gundukannya.
Pastikan pula bahwa pohon mangga terbebas dari hama dan penyakit. Apabila menemukannya, kamu bisa menyemprotkan pestisida untuk mengusir hama.
5. Panen
Setelah melewati waktu 5-6 tahun, masanya buah mangga yang anda tanam menghasilkan buah dan bisa mulai memanen.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam