Pertanian dan Peternakan

Meski Luas Lahan Garapan Menurun, Jabar Pertahankan Posisi Sebagai Lumbung Padi Nasional

Tuesday, 16 May 2023 10:09 WIB
Wakil Gubernur Jaw Barat UU Ruzhanul Ulum. (dok.jabarprov.go.id)

Radarsuara.com - Inflasi di sejumlah daerah tak bisa dihindarkan. Berbagai strategi pun dilakukan untuk menanggulangi inflasi daerah yang berdampak besar pada produk pertanian.

Jawa Barat misalnya. Produk pertanian, seperti cabai dan bawang merasakan dampak dari inflasi ini. Kendati begitu, Jawa Barat tetap mampu menjadi lumbung padi nasional. Karena memang, produksi padi tidak mengalami kendala.
 
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum meminta kepada para petani agar bisa menurunkan generasi petani untuk meneruskan profesi petani yang ada di Jawa Barat. Selain itu dia juga meminta para petani agar tidak menjual sawahnya.
 
"Sawah yang sudah terjual itu tidak akan terbeli lagi dalam beberapa tahun ke depan, karena harga sawah terus merangkak naik. Jadi para petani jangan sekali-kali menjual sawah,” tegas Uu.
 
Hal itu, lanjut UU, bertujuan untuk menjaga agar lahan produktif di daerah tetap terjaga. Dirinya juga meminta kepada para Bupati untuk lebih mengawasi alih fungsi lahan produktif di daerahnya masing-masing.
 
Menurut UU, dinas di daerah agar jeli jika menemukan ada sawah yang dialihfungsikan untuk dibangun perumahan dan sebagainya.
 
"Sawah nomor satu, jangan dijadikan sebagai lahan perumahan, karena akan membuat lahan persawahan Jabar semakin menyempit,” tegasnya.
 
Berdasarkan data, lahan pertanian produktif di Jawa Barat terus mengalami penyusutan, dulu luas lahan persawahan di Jabar mencapai 1,1 juta hektare dan saat ini hanya tinggal 987 hektare. 
 
Penulis : Asep Supriyanto 
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...