Ilustrasi
Radarsuara.com - Guna meningkatkan produksi, produktivitas dan pendapatan petani, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat menggagas gerakan petani Buat Sendiri yang Mudah, Murah, dan Meriah (BSM3).
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura(TPH) Kalbar, Florentinus Anum mengatakan, BSM3 merupakan cara untuk mendorong para petani agar mampu menyediakan pupuk
organik secara mandiri.
Menurutnya, gerakan BSM3 yang telah diluncurkan pada akhir 2022 itu juga sejalan dengan program dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI yaitu Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik).
“BSM3 adalah solusi untuk mendukung peningkatan produksi tanaman pangan dan mengatasi kelangkaan pupuk subsidi," kata Florentinus, Jumat 12 Mei 2023.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Pertanian Dinas TPH Kalbar, Masudi mengatakan, gerakan BSM3 akan membantu para petani untuk membuat pupuk organik sendiri, sehingga meningkatkan produktivitas petani apalagi saat ini harga pupuk nonsubsidi semakin mahal.
“Jadi gerakan BSM3 ini dapat mendorong petani agar bisa membuat pupuk sendiri tanpa harus bergantung pada pupuk kimia yang bahan bakunya dari luar negeri dan ketersediaannya tidak selalu ada,” kata dia.
Dia berharap ke depan produk BSM3 ini bisa terus berkembang agar sektor pertanian lebih baik serta menjadi produk unggulan di Indonesia. (UM)