Pertanian dan Peternakan

Pemprov Jambi Belajar Pertanian ke Pemprov DIY

Thursday, 11 May 2023 09:04 WIB
Gubernur Jambi, Al Haris saat bertemu dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Dok.jogjaprov.go.id)

Radarsuara.com - Penataan dan pengelolaan sektor pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dinilai sukses. Hal ini mendorong sejumlah daerah untuk belajar langsung ke Yogyakarta untuk menyerap ilmu.

Gubernur Jambi Al Haris salah satunya yang sengaja bertamu ke Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X untuk menggali ilmu mengenai sektor pertanian, pengembangan budaya serta tata kota di DIY.
 
Gubernur DIY Sri Sultan mengatakan, pengembangan sektor pertanian di daerahnya memang cukup berdampak pada pengendalian inflasi. 
 
Dikatakan Sri Sultan, pihaknya memiliki seeds center dan sedang dikembangkan pula penanaman benih padi gogo, yaitu padi yang untuk lahan kritis, lalu melakukan penanaman cabai dengan berbagai metode.
 
Menurut dia, seeds center tersebut merupakan salah satu strategi yang memang relatif memiliki produktivitas yang lebih baik, sehingga mungkin bisa dicoba untuk diterapkan di Jambi.
 
"Mungkin ini bisa dicoba, kira-kira cocok tidak dengan tanah yang ada di sana. Kalau memang tumbuhnya bagus maka kualitasnya sesuai, karena kita punya kewajiban yang sama untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Sultan.
 
Di tempat yang sama, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan, kondisi inflasi tinggi dan resesi global yang mendorong dirinya ingin mempelajari metode pertanian di Yogyakarta. "Kami ingin memperkuat pangan di Jambi sejalan dengan misi pak Presiden," jelasnya.
 
Dia berpendapat, apabila suatu daerah memiliki ketahanan pangan kuat, maka dipastikan inflasinya akan terjaga dengan baik. "Jadi kami akan mengadopsi berbagai metode yang telah dijabarkan oleh Sri Sultan dan diterapkan di Jambi," tuturnya.
 
Menurutnya, budaya DIY yang luar biasa melekat di warganya menjadi poin tambahan. "Selain itu juga penataan kota yang lengkap mulai dari seni, kuliner dan wisata yang menjadi magnet wisatawan untuk datang ke sini," pungkas dia. 
 
Penulis : Asep Supriyanto 
Editor.   : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...