Pertanian dan Peternakan

Sektor Pertanian Masih Stabil Meski Dilanda Cuaca Ekstrim

Saturday, 06 May 2023 14:38 WIB
Petani sedang memanen cabai di kebun. Foto Istimewa (dok.pekanbaru.go.id)

Radarsuara.com - Cuaca ekstrim yang melanda Kota Pekanbaru belum begitu memberikan dampak negatif terhadap sektor pertanian, hal itu terbukti dengan ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan masih tetap stabil.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, Muhammad Firdaus mengatakan, hasil monitoring menunjukkan kondisi pertanian di Kota Pekanbaru masih normal di tengah cuaca ekstrim yang melanda beberapa waktu terakhir.
 
"Ya cuaca ekstrim ini telah melanda beberapa minggu terakhir, tapi Alhamdulillah sampai hari ini kondisi pertanian, perikanan, dan peternakan di masih normal," kata Firdaus.
 
Namun dirinya minta petugas penyuluh dan petani tetap waspada, dan pihaknya juga tengah merumuskan program untuk mengantisipasi jika memang, nantinya cuaca ekstrim tersebut memberikan dampak negatif bagi sektor pertanian.
 
"Kami di dinas akan merumuskan langkah-langkah antisipasi, supaya dampak negatif cuaca ekstrim ini bisa tetap diatasi, supaya ketersediaan pangan tetap aman dan tidak merugikan para petani," ungkapnya.
 
Dirinya juga terus memantau ketersediaan pangan di lapangan, sebab resiko dari cuaca ekstrim itu dialami para petani dengan gagal panen dan sebagainya sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan pangan. 
 
"Saat ini produksi kita masih normal, ketersediaan pangan masih terkendali, artinya memang belum ada pengaruh dari cuaca ekstrem," jelasnya.
 
Dia menjelaskan, berdasarkan data, Pekanbaru memiliki luas lahan pertanian 14.000 hektare. Namun dari luas lahan itu baru 50 persen yang sudah digarap oleh masyarakat.
 
Sebagian besar lahan pertanian ditanami berbagai komoditas seperti sayuran dan bumbu-bumbu. Sebagian lahan pertanian tersebut juga digunakan Pemko Pekanbaru dengan melibatkan masyarakat untuk program penanaman cabai dan bawang merah.
 
"Penanaman cabai dan bawang merah ini memang program untuk pencegahan kenaikan angka inflasi di Kota Pekanbaru, dan komoditas itu paling berpengaruh dalam meningkatkan angka inflasi," pungkasnya. 
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...