Pertanian dan Peternakan

Ini Cara Mudah Agar Menghasilkan Terong Berkualitas

Monday, 17 April 2023 09:04 WIB
Internet

Radarsuara.com - Terong mengandung banyak nutrisi seperti vitamin C, B6, dan potassium, serta serat dan antioksidan. Terong juga memiliki kandungan kalori yang rendah dan tinggi air, sehingga sangat baik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari diet sehat. 

Namun, tahukah anda bahwa terong bisa ditanam dengan sangat mudah, dan bagi anda yang ingin mencoba budidaya terong bisa ikuti langkah-langkah sebagai berikut.
 
1. Pilih Bibit Berkualitas 
 
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih biji yang akan dijadikan bibit dengan kualitas bagus, karena bibit berkualitas menentukan pertumbuhan sehingga menghasilkan kualitas buah yang maksimal.
 
Selanjutnya semai biji terong, tanam biji terong sekitar 0,5-1 cm di bawah permukaan tanah. Setelah bibit terong berusia 6 minggu, tanaman terong siap dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan dan beri jarak antar tanaman sekitar 30 sentimeter. 
 
Jika menanam terong dalam pot, pastikan bahwa pot tersebut memiliki ukuran yang cukup besar untuk memberikan ruang tanam yang baik bagi tanaman.
 
2. Siapkan Lahan 
 
Untuk lahan agar dipilih lokasi tanam yang mendapat sinar matahari langsung setidaknya selama 6 jam per hari. Sebab 
Terong adalah tanaman yang membutuhkan cahaya matahari.
 
Jika tidak ada lokasi yang terkena sinar matahari langsung, sinar matahari dapat diteruskan melalui kaca atau gunakan lampu dengan watt besar untuk menggantikan sinar matahari.
 
3. Media tanam
 
Pastikan bahwa media tanam memiliki drainase yang baik agar air tidak terperangkap dan berpotensi membuat tanaman terong membusuk. Petani juga dapat menambahkan kompos atau pupuk organik untuk meningkatkan kualitas tanah.
 
4. Pemeliharaan 
 
Bersihkan sekitar tanaman dari gulma berupa tanaman liar dan rumput. Hal ini akan membantu tanaman terong untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. 
 
Jangan biarkan rumput dan tanaman liar tumbuh di sekitar tanaman terong karena gulma dapat menyerap nutrisi yang ada di tanah serta menyebabkan hama dan penyakit.
 
5. Penyiraman
 
Cara menanam terong selanjutnya adalah melakukan penyiraman secara ritual. Siram tanaman secara teratur, terutama saat musim kemarau. 
 
Meskipun terong menyukai sinar matahari yang terik, tanaman ini tetap butuh disiram secara rutin untuk menjaga kelembaban tanah dan memastikan pertumbuhan yang baik. Jangan membiarkan tanah menjadi terlalu kering atau terlalu basah.
 
6. Pemberian Pupuk
 
Tambahkan pupuk kompos atau pupuk organik setelah tanaman tumbuh sekitar 6 inci. Ini akan membantu meningkatkan pertumbuhan dan produksi buah. 
 
Sediakan pupuk kompleks seperti NPK (nitrogen, fosfor, dan kalium) untuk memastikan pertumbuhan yang baik dan produksi buah yang optimal.
 
7. Perawatan
 
Tahapan selanjutnya adalah pengendalian hama dan penyakit. Terong dapat diserang oleh hama seperti wereng dan tikus, serta penyakit seperti tinea dan layu. 
 
Merawat tanaman dengan menjaga area tanam tetap bersih dan memeriksa tanaman secara teratur untuk menemukan gejala awal hama dan penyakit. Jika terjadi infeksi, aplikasikan obat hama dan penyakit yang sesuai sesuai dengan petunjuk pemakaian.
 
8. Masa Panen
 
Buah terong biasanya siap panen setelah 80-100 hari setelah tanam. Panen buah saat buah tersebut memiliki ukuran yang sesuai dan warnanya berubah menjadi warna ungu atau hitam. Sediakan pisau tajam dan tangan yang bersih saat memanen buah.
 
Dan petani harus melakukan pengolahan setelah panen untuk memastikan kualitas buah terong tetap baik selama proses penyimpanan. (AS)

Komentar

You must login to comment...