Endik mengatakan, penanaman labu siam tersebut merupakan salah satu program ketahanan pangan sesuai instruksi Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung untuk memperkuat sistem ketahanan pangan di daerah jajaran.
“Program ini merupakan instruksi dari pimpinan yang kemudian kita tindaklanjuti penanamannya secara perdana di wilayah Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau-Duri," jelasnya.
Menurutnya, labu siam dipilih untuk dibudidayakan karena stabilitas harga jualnya terbilang bagus di pasaran. "Belum lagi, komoditas ini bisa tembus pasar luar negeri dengan nilai jual yang lebih baik dan tentunya bisa mengangkat taraf kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Labu siam, kata dia, menjadi salah satu dari sekian banyak jenis tanaman budidaya yang dapat menghasilkan buah dengan kandungan karbohidrat, vitamin, mineral serta serat yang tinggi.
Di Indonesia, lanjutnya, labu siam dapat dijadikan sebagai penganan kebutuhan pokok harian, serupa dengan beras, ubi, jagung bahkan gandum.
Dengan dimulainya penanaman labu siam tersebut, Endik berharap jajaran Kodim 0303 Bengkalis dapat memberi manfaat yang besar bagi masyarakat, utamanya dalam meredam dampak inflasi di pasar.
“Kita harap program ini berjalan baik dan dapat menghasilkan buah terbaik untuk menyokong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
“Semoga launching ini dapat menjadi contoh baik bagi masyarakat dalam hal teknik penanaman, perawatan, hingga menghasilkan panen melimpah, sehingga budidaya labu siam bisa diikuti meluas oleh masyarakat dan memberi manfaat pada sendi perekonomian masyarakat, utamanya para Petani,” harap Endik.
Sementara itu,Toharuddin, mewakili Bupati Bengkalis mengatakan, program ketahanan pangan yang dilakukan Korem 031/WB melalui jajaran Kodim 0303 Bengkalis sangat bermanfaat dan layak ditiru oleh masyarakat luas.
“Programnya sangat bermanfaat, sangat baik dicontoh masyarakat untuk menjadi sumber penghasilan tambahan. Selain itu, labu siam ini bernilai ekspor cukup tinggi,” ungkap Tohar. (UM)