“Klaten harus menjadi contoh program pertanian yang berskala nasional,” katanya dikutip dari klatenkab, Selasa 11 April 2023.
Menurutnya, petani di Klaten memiliki andil besar dalam menyukseskan program IP 400. Dia pun meyakini
dengan semangat para petani tersebut, dapat mempercepat pelaksanaan program IP 400 serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan petani di Klaten juga semakin meningkat.
“Mari kita percepat ini, mari wujudkan pertanian di Indonesia menjadi pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” tutur Syahrul.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, tercatat luas lahan tanam padi IP 400 di Desa Kalikebo mencapai 530 hektar (luas panen hamparan) dengan varietas padi Padjajaran. Sementara potensi produktivitas mencapai 8,8 ton/hektare.
Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan bahwa Kabupaten Klaten telah mencapai target IP 400 tahun 2022. Yaitu 10.000 hektar lahan tanam yang tersebar di 25 kecamatan (273 desa). Sementara di tahun 2023, program IP 400 diperluas menjadi 11.000 hektar di 26 kecamatan (289 desa).
“Panen padi di Desa Kalikebo merupakan salah satu bukti keberhasilan Kabupaten Klaten dalam pengembangan OPIP (Optimalisasi Indeks Pertanaman)/ IP 400. Adapun capaian hasil pertanian setiap bulannya dari bulan Januari s/d Maret 2023 mengalami surplus hingga 31.000 ton beras,” katanya.
Dengan capaian tersebut, Sri menegaskan stok beras untuk masyarakat dalam kondisi aman. Hal ini selaras dengan program unggulan Kabupaten Klaten, yaitu Klaten Mandiri Pangan.
“Keberhasilan panen ini harus disyukuri dan ditingkatkan di masa yang akan datang, panen padi di Desa Kalikebo ini adalah salah satu bukti kita bersama dalam pengembangan IP 400,” jelasnya. (UM)