Dan ternyata semangka dapat ditanam pada semua ketinggian tempat, terlebih Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim sesuai dengan syarat tumbuh tanaman hortikultura jenis semangka.
Namun, bagi anda yang ingin menanam semangka, tentu proses budi daya harus dilakukan dengan benar, supaya mendapat hasil panen yang maksimal. Berikut tata cara menanam buah semangka agar mendapat hasil panen melimpah.
1. Pilih Benih Berkualitas
Pemilihan benih yang unggul dapat mempengaruhi hasil buah semangka. Benih semangka yang bagus untuk ditanam yaitu benih semangka hibrida karena termasuk varietas unggul.
Proses pembenihannya begini, biji semangka direndam terlebih dahulu dalam air hangat yang dicampur hormon pertumbuhan, fungisida, dan bakterisida. Lama waktu perendaman bisa dilakukan kurang lebih 30 menit, setelah itu tiriskan dan benih siap ditanam.
2. Penanaman
Selanjutnya masuk ke proses penanaman, pertama gemburkan lahan dan tambahkan pupuk kandang pada area penanaman sebagai pemupukan awal.
Lalu, buat lubang di bedengan kemudian tanam benih semangka dengan jarak 30 x 30 cm. setelah itu lakukan pemeliharaan sesuai dengan kebutuhan tanaman, karena pemeliharaan yang maksimal sangat menentukan hasil.
3. Perawatan
Setalah selesai masa penanaman, maka langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah masa perawatan tanaman.
Di masa perawatan, benih semangka yang tidak tumbuh atau tumbuh tidak normal harus diganti dengan benih yang baru.
4. Penjarangan
Tanaman semangka yang tumbuh merambat dan memanjang, perlu dilakukan penjarangan batang yang merambat. Hal ini dilakukan supaya nutrisi fokus untuk membentuk bunga dan buah.
5. Penyiangan
Perawatan tahap ini perlu rutin dilakukan supaya unsur hara yang berada di sekitar tanaman semangka tidak diserap oleh rerumputan disekitarnya.
6. Pemupukan Susulan
Pemupukan ulang perlu dilakukan, hal itu untuk memacu pertumbuhan buah semangka, agar menghasilkan buah yang banyak, besar dan manis. Untuk jenis pupuk, gunakanlah pestisida efektif sesuai dengan dosis anjuran.
7. Pengairan
Tanaman semangka membutuhkan air yang banyak terutama pada musim kemarau. Cara pengairan pada lahan budidaya semangka dapat dilakukan dengan cara disemprot menggunakan selang atau digenangkan melalui saluran drainase.
8. Masa Panen
Tahap budidaya tanaman semangka yang terakhir yaitu pemanenan. Waktu panen buah semangka 70-90 hari setelah tanam.
Ciri-ciri tanaman semangka siap dipanen seperti warna buah sudah berubah hijau kekuningan. Selain itu, batang tanaman yang siap panen berubah menjadi kecil dan mengering. (AS)