Pertanian dan Peternakan

Penggunaan Pupuk Organik Harus Jadi Gerakan Nasional

Saturday, 08 April 2023 13:36 WIB
Penggunaan Pupuk Organik Untuk Tanaman (shutterstok/singkam)

Radarsuara.com - Menyikapi permintaan Presiden Jokowi agar petani mengoptimalkan penggunaan pupuk organik, Dewan Pembina Institut Agroekologi Indonesia (INAgri) Ahmad Yakub mengatakan bahwa gerakan pembuatan dan pemakaian pupuk organik sudah berjalan sejak lima tahun lalu.

Namun kata dia, gerakan itu hanya berjalan di beberapa daerah. Menurut Ahmad, jika ingin permintaan Jokowi itu terwujud maka gerakan penggunaan pupuk organik harus dijadikan gerakan Nasional.
 
Ahmad juga mempertanyakan grand design dari pemerintah sendiri terkait imbauan Presiden itu. Sebab tidak ada kebijakan yang mengikat mengenai keharusan penggunaan pupuk organik.
 
“Grand design-nya seperti apa, karena subsidi di tahun 2023 untuk pupuk organik ditiadakan. Saat ini subsidi hanya ada untuk pupuk urea dan NPK. Itu pun dibatasi," kata Ahmad.
 
Dijelaskannya, bahwa ada dua kendala yang bisa menghambat perkembangan penggunaan pupuk organik di kalangan petani. Pertama, kebiasaan memakai cara instan yakni menggunakan pupuk kimia.
 
“Secara kultur petani kita yang sudah usia 40-50 tahun ke atas, sudah biasa instan, ketika butuh pupuk dia langsung beli dan gunakan," ungkapnya 
 
Masih kata dia, kalau dengan praktik agroekologis, petani harus mengubah culture yang instan ini menjadi berproses. "Misalnya harus menyiapkan pestisida alami dan sebagainya,” tambah dia.
 
Kedua lanjut Ahmad, kultur itu harus seiring dengan ketersediaan bahan-bahan alami untuk membuat pupuk organik, dan saat ini di beberapa daerah sudah langka.
 
Sehingga, akhirnya petani tidak bisa sendirian dan harus didukung oleh lingkungan pedesaan, lingkungan bisnis, lingkungan usaha tani, yang terintegrasi. 
 
"Jadi ketika Presiden mendorong pemakaian pupuk organik, maka harus didukung dengan program jangka pendek, menengah dan panjang, sehingga jadi kepastian," tandas dia. (AS)

Komentar

You must login to comment...