Menanam tomat dengan biji memang memberikan keuntungan dalam hal memilih varietas yang sesuai dengan keinginan, selain itu ketersediaan bibit yang lebih murah.
Perbedaanya, jika menanam tomat dari benih maka harus mengontrol kualitas dan kesehatan bibit tomat dan prosesnya lumayan lama, berbeda dengan stek yang lebih irit waktu dalam masa penanaman, pemeliharaan hingga masa panen.
Seperti diketahui, stek adalah teknik reproduksi tanaman yang dilakukan dengan cara memotong dan menanam bagian tanaman tertentu seperti cabang, batang atau daun ke dalam media tanam.
Dalam teknik ini, bagian tanaman yang dipilih untuk dipotong biasanya berasal dari tanaman dewasa dan sehat yang memiliki kemampuan untuk tumbuh akar baru.
Jika anda ingin menanam Tomat dengan menggunakan stek, silahkan ikuti langkah-langkah sebagai berikut :
1. Pilih cabang yang sehat dan kuat dari tanaman tomat dewasa yang ingin distek. Cabang yang dipilih harus sekitar 10-15 cm dan harus memiliki beberapa daun.
2. Potong cabang dengan hati-hati menggunakan gunting tajam atau pisau yang bersih. Pastikan untuk memotong cabang di atas simpul daun.
3. Hilangkan daun pada bagian bawah batang sehingga 2-3 simpul daun teratas tetap terjaga.
4. Isi pot atau wadah dengan campuran tanah dan pupuk organik. Pastikan campuran tanah cukup longgar untuk memfasilitasi pertumbuhan akar.
5. Buat lubang di tanah dan masukkan batang stek ke dalam lubang tersebut. Tanam batang stek sampai simpul daun terbawah berada di dalam tanah.
6. Siram batang stek dengan air secukupnya dan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung, tetapi hindari sinar matahari yang terlalu terik.
7. Selama beberapa hari pertama, pastikan tanah tetap lembab dengan menyiram tanaman secara teratur. Setelah akar tumbuh, siram tanaman setiap 2-3 hari.
8. Setelah beberapa minggu, tanaman akan tumbuh menjadi tanaman yang lebih besar dan kuat dan lakukan perawatan hingga masuk masa panen.
Perlu diingat, bahwa tanaman stek tidak memiliki akar yang kuat seperti bibit yang ditanam dari benih. Untuk itu perlu perawatan yang cukup ekstra dan hindari pemindahan stek pada saat yang kurang tepat.
Seperti diketahui, Buah Tomat memiliki bentuk bulat atau oval dengan kulit halus dan warna merah cerah dan juga banyak kandungan vitamin dan mineral, seperti vitamin C, K, A, dan kalium.
Selain itu, Buah Tomat juga mengandung antioksidan, seperti likopen, yang dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.
Tomat biasanya digunakan untuk melengkapi berbagai jenis masakan, tetapi juga dapat dikonsumsi dengan berbagai cara seperti dijadikan salad, saus, sup, jus, dan banyak lagi. (AS)