BUMDes Desa Pondok Wuluh Fokus Olah Pupuk Organik dan Fermentasi Pakan Ternak
Friday, 31 March 2023 18:06 WIB
Foto : TaniPedia.co.id
Radarsuara.com - Berangkat dari Pertanian dan Peternakan yang mendominasi di wilayah Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, maka dibentuklah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga.
Kepala Desa Pondok Wuluh Ahmad Undi Witono mengatakan, BUMDes yang dibentuknya akan bergerak dengan mengolah pupuk organik dan fermentasi pakan ternak.
Pihaknya fokus pada pemanfaatan yang ada di desa, menurut dia, sektor utama penggerak perekonomian desa adalah pertanian dan peternakan, sehingga, nantinya mereka akan jadi pangsa pasar produk BUMDes itu sendiri.
Dijelaskannya, banyak warga yang beternak sapi, dan sejauh ini masih membuang kotorannya secara sembarangan. Kebiasaan itu perlahan akan diubah.
“Kotoran sapi ini akan diolah jadi pupuk. Lalu dijual melalui BUMDes. Sehingga mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia. Biaya juga lebih murah,” kata Kades.
Tak hanya mengolah pupuk organik, BUMDes juga akan mengolah pakan ternak dengan sistim fermentasi.
"Bahan bakunya daun jagung yang masih muda, kemudian dikeringkan. Lalu difermentasi hingga mengering. Sehingga bisa menjadi pakan bagi sapi dan kambing," ungkapnya.
Menurutnya, peluang tersebut sangat bagus dan harus diambil, sebab selama ini, petani kerap kesulitan saat musim hujan, sebab penggunaan rumput atau daun yang masih hijau kurang bagus bagi hewan ternak.
"Pakan hasil fermentasi itu bagus, untuk pertumbuhan ternak, dibanding rumput atau daun tanaman yang masih hijau, karena mengandung kadar air tinggi," tuturnya.
Dirinya berharap, pembentukan BUMDes itu memberikan dampak positif baik bagi Pemerintah Desa maupun bagi masyarakat, karena setidaknya akan meningkatkan roda perekonomian di desa tersebut.
"Iya, nanti kan akan tercipta lapangan kerja melalui pemberdayaan masyarakat, dan akan ada perputaran ekonomi disitu melalui transaksi hasil produksi BUMDes untuk kebutuhan petani dan peternak," katanya. (AS)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023