Pertanian dan Peternakan

Mentan SYL;  Ayo Bertani, Ada Peluang Besar Menanti

Friday, 31 March 2023 13:06 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (itworks.id)

Radarsuara.com - Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) mencetak petani muda yang berjiwa wirausaha.

Hal itu diwujudkan dengan menggandeng International Fund for Agricultural Development (IFAD) melalui program regenerasi petani, salah satunya Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Programme (YESS).
 
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sektor pertanian sudah menyumbangkan andil yang besar pada perekonomian negara dan memberikan banyak lapangan pekerjaan bagi keluarga di Indonesia. 
 
"Ayo, generasi muda bertani. Ada peluang besar menanti. Majukan pertanian sebagai jalan memajukan Indonesia”, kata SYL.
 
Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi terus memantau implementasi program tersebut, seperti halnya terjun ke Kabupaten Tasikmalaya untuk meninjau langsung pengembangan usaha petani milenial penerima manfaat Program YESS.
 
Di Tasikmalaya, Dedi mengunjungi salah satu pengusaha milenial sayuran hidroponik yang telah menerapkan Smart Farming.
 
Menurut Dedi, dalam bertani yang paling utama harus dipikirkan adalah benih dan bibit. Sebab tanaman yang dikembangkan dari bibit berkualitas akan memaksimalkan hasil panen.
 
"Untuk sayuran, kita pilih varietas yang mendatangkan uang lebih banyak. Yang disebut sebagai emas 100 karat itu adalah produk yang memiliki permintaan selalu tinggi dan bisa dipanen setiap hari”, jelas Dedi.
 
Dedi mengaku sangat bangga dengan pencapaian milenial muda Tasikmalaya yang sangat terbantu dengan adanya program YESS.
 
Menurutnya, mereka sudah dapat memanfaatkan ilmu yang mereka dapatkan dari hasil Pelatihan Smart Farming yang menjadi salah satu program unggulan YESS.
 
“Ini merupakan program pertanian yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian melalui program YESS. Champion ini sudah mulai melakukan resonansi," jelasnya. (AS)

Komentar

You must login to comment...