1. Pilih Jenis Sayuran
Bagi pemula, maka bisa mencoba sayuran yang disukai agar tidak terbuang sia-sia. Untuk lebih efektif dalam menghemat, maka dapat memilih sayuran yang dijual dengan harga yang mahal.
Selama proses penanaman maka harus diperhatikan seperti jumlah sinar matahari yang diperlukan hingga cara merawatnya.
2. Persiapkan Tanah yang Baik untuk Media Tanam
Jenis tanah yang baik, maka akan menghasilkan sayuran yang baik. Buatlah tanah yang mengandung banyak bahan organik seperti kompos dan lainnya, supaya tanah tetap subur dan gembur.
Kompos menjadi hal penting, karena dapat membantu tanah untuk mempertahankan kelembapan, sebagai nutrisi tanaman dan cacing serta mikroba yang bisa membantu memperbaiki tanah.
Kompos dapat terbuat dari berbagai campuran daun, potongan rumput dan sampah rumah tangga seperti kulit telur, bubuk kopi dan sebagainya.
3. Utamakan Lahan Terkena Sinar Matahari
Sinar Matahari menjadi hal penting dalam menanam sayuran secara organik. Lahan sayuran tersebut harus tersinari setidaknya 6 – 10 jam sehari.
Namun, jangan khawatir ada beberapa sayuran yang cukup mendapat sinar matahari selama 3 jam/hari seperti selada, kangkung, seledri dan sawi.
4. Masa Pemeliharaan Harus Rutin Menyiram
Selain sinar matahari yang cukup, tanaman juga harus memiliki kelembapan yang cukup. Untuk bibit yang belum tumbuh, disarankan untuk menyiramnya dengan rutin, pada pagi dan sore hari dengan air yang cukup.
Hal Ini bertujuan untuk mempercepat tumbuhnya akar. Sedangkan untuk tanaman yang sudah tumbuh caranya, masukkan jari pada tanah sedalam 3 sentimeter pada pagi hari.
Dan apabila masih terasa lembap, itu berarti kandungan air pada tanah masih ada. Maka, tidak perlu menyiram dulu, cukup dilakukan penyiraman pada sore hari.
5. Tanam Beberapa Bunga untuk Mengalihkan Hama
Salah satu faktor keberhasilan menanam sayuran organik di rumah adalah dengan adanya penyerbukan. Tanamlah beberapa bunga di dalam atau dekat sayuran untuk mengundang lebah melakukan penyerbukan.
6. Gunakan Bibit Berkualitas
Bibit yang berkualitas sangat berpengaruh terhadap pertumbuhannya, dan tentunya akan menghasilkan sayuran yang berkualitas pula.
Untuk itu, pilihlah bibit sayuran organik yang sudah bersertifikat tanpa menggunakan pestisida atau bahan kimia lainnya.
7. Lindungi Dengan Mulsa
Mulsa adalah media berkebun untuk menutup tanaman seperti sayuran. Mulsa berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Mulsa organik bisa dibuat dengan menggunakan jerami dari limbah padi, potongan rumput, atau serutan kayu. Limbah itu juga akan berfungsi untuk menambah nutrisi pada tanah.
8. Kurangi Efek Angin dengan Pagar atau Dinding
Jika di rumah anda dikelilingi angin kencang, maka sebaiknya anda membuat pertahanan untuk tanaman. Hal itu bisa dilakukan dengan membangun pagar tanaman, dinding, teralis, atau struktur lain untuk mengurangi efek angin kencang.
9. Tanami Tanaman Pendamping untuk Cegah Penyakit
Kombinasikan sayuran organik dengan sayuran lain untuk membantu meningkatkan hasil produksi. Hal itu juga dapat mencegah serangga, meminimalkan penyakit, serta meningkatkan rasa sayuran.
10. Bangun Bedeng untuk Memperpanjang Musim Tanam
Membangun bedengan merupakan cara terbaik untuk keberhasilan sayuran organik. Cara ini dapat memperpanjang musim tanam secara signifikan.
Tanaman yang ditanam pada tempat tinggi akan menjadi hangat di awal musim semi serta memudahkan pada waktu panen. Hindari penggunaan kayu yang dirawat dengan bahan kimia.
11. Pakai Teknik Vertikal untuk Lahan yang Terbatas
Bagi yang memiliki area kebun yang kecil, teknik vertikal bisa diterapkan. Posisi ini dapat membantu memaksimalkan proses penanaman sayuran nantinya.
Keuntungan menanam dengan metode ini adalah meningkatkan sirkulasi, mencegah penyakit jamur dan menjaga daun tanaman serta sayuran dari tanah.
12. Rotasikan Tanaman Setelah Ganti Musim
Rotasikan tanaman setiap tahun atau setidaknya setelah pergantian musim. Ini akan menjaga tanaman tetap subur.
Selain itu juga untuk menghindari penyakit yang biasa menyerang tanaman.
13. Perhatikan Kebersihan Kebun
Kebersihan kebun juga bisa menjadi hal terpenting, untuk menjaga sayuran tetap higienis, maka harus rutin membersihkan dedaunan dan batang yang berguguran. (AS)