Terbentuknya APBBI, Wadah Bagi Produsen Benih Buah Untuk Turut Memajukan Industri Perbenihan Buah Indonesia
Sunday, 22 May 2022 01:30 WIB
Foto : Pembukaan bimbingan Teknis Penyediaan Benih Buah di pertengahan Mei 2022.
Radarsuara.com - Indonesia telah lama dikenal sebagai surga beragam buah-buahan tropis seperti durian, mangga, manggis dan banyak lainnya. Namun begitu dengan potensi lahan dan sumber daya manusia yang besar, Indonesia masih belum menjadi raja produsen aneka buah-buahan tersebut.
Di periode tahun 80 - 90 an, bahkan kita justru seperti dijangkiti virus produk buah asal Thailand atau dikenal juga dengan istilah Bangkok. "Saat itu, banyak produk buah yang sematkan kata Bangkok seperti jambu Bangkok, pepaya Bangkok, dan banyak hal berbau negeri Gajah Putih serta seperti diintroduksi dari Thailand seperti Durian Monthong" jelas Prihasto Setyanto, Dirjen Hortikultura pada kesempatan pembukaan bimbingan Teknis Penyediaan Benih Buah di pertengahan Mei 2022.
Diakuinya bahwa Pemerintah Kerajaan Thailand nasional sangat serius membangun industri hortikultura, khususnya buah-buahan. Prihasto lebih lanjut mengatakan bahwa untuk menjadi negeri superior di Hortikultura, sang raja juga tak tanggung-tanggung memberikan dukungannya mulai dari aspek hulu hingga hilirnya. "Dan salah satu yang menjadi konsennya adalah menyiapkan industri perbenihan yang berdaya saing" pungkas Dirjen Hortikultura tersebut.
Membangun industri perbenihan buah-buahan Indonesia yang tangguh, unggul dan berdaya saing tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak. Salah satunya adalah produsen atau penangkar benih buah. Keberadaan produsen benih buah yang jumlahnya banyak, menyebar dan beragam di seluruh wilayah Indonesia tentunya akan menjadi kekuatan yang luar biasa apabila dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
"Oleh karena itu menjadi sangat strategis manakala kekuatan produsen-produsen benih buah ini dapat dikonsolidasikan dan digunakan sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan industri buah-buahan Indonesia ke depan" jelas Inti Pertiwi Nashwari, Direktur Perbenihan Hortikultura. Inti mengharapkan para produsen-produsen benih buah tersebut dapat bersatu dalam sebuah wadah asosiasi produsen benih buah Nasional.
Seolah ingin menjawab tantangan dari tersebut, para produsen benih buah yang hadir dalam kesempatan tersebut sontak melakukan serangkaian koordinasi guna mewujudkan lahirnya asosiasi produsen benih buah Nusantara. "Sebenarnya, di beberapa provinsi selama ini kami memang sudah memiliki wadah bagi komunitas produsen benih buah-buahan seperti halnya kami di Sumatera Utara" ungkap Sunardi, penangkar benih buah di Langkat Sumatera Utara. "Di Jawa Timur sendiri tahun lalu juga telah membentuk asosiasi produsen benih tanaman buah khususnya berupa batang atau anakan" pungkas Roshid, Petugas Pengawas Benih Tanaman Provinsi Jawa Timur yang juga turut aktif mendampingi asoasi tersebut. Sutopo, penangkar benih asal Magelang juga tak mau ketinggalan. "Kami di Jawa Tengah juga telah lama memiliki perhimpunan penangkar benih buah-buahan meski memang saat sedang mengalami kevakuman" jelas Sutopo dengan jujur.
Bersamaan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2022 telah diinisiasi terbentuk Asosiasi Produsen Benih Buah Indonesia (APBBI) sebagai wadah berkumpulnya para produsen atau penangkar benih buah-buahan Indonesia. Terpilih dalam kesempatan itu, Rio Sudarpo, penangkar benih manggis asal Bogor dan Jakfar Sodiq, penangkar benih pisang asal Cianjur sebagai Ketua dan Sekretaris APBBI.
"Menurut hemat kami, sebagai organisasi yang baru lahir, APBBI cukuplah sederhana dulu namun realistis. Berjalan boleh pelan, namun tetap fokus pada maksud dan tujuan"jelas Rio Sudarpo. Lebih lanjut Rio menyampaikan bahwa hal yang paling mendasar dari APBBI adalah di APBBI akan senantiasa mengedepankan semangat kontributif, demokratis dan kebersamaan mengingat APBBI ini bukanlah "Rumah Bisnis" apalagi "Rumah Politis". "Oleh karena itu segala hal yang berbau SARA akan jauh-jauh kita hindarkan. Dan nantinya perbedaan yang ada dalam APBBI adalah rahmatan lil alamin untuk tetap kita syukuri dan justru sebagai materi perekat konsolidasi organisasi" pungkas Rio seraya menunjukkan ekspresi wajah keoptimisannya.
Selamat berjuang APBBI dan bangkitlah untuk kemajuan pertanian industri buah buahan di negeri kita tercinta Indonesia.
Kontributor:
Langgeng Muhono
Fungsional PBT Ditjen Hortikultura
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023