Pertanian dan Peternakan

Embung Bantu Petani Kepulauan Meranti Tetap Produktif Saat Musim Kemarau

Wednesday, 09 June 2021 20:03 WIB
Foto: Embung membantu petani tetap produktif saat kemarau.

Radarsuara.com, Kepulauan Meranti - Kementerian Pertanian (Kementan) terus bergerak berupaya meningkatkan produktivitas pertanian. Salah satunya melalui pembangunan konservasi air atau embung. Pembangunan embung itu kali ini direalisasikan untuk petani di Kepulauan Meranti. 

Selain untuk meningkatkan produktivitas, pembangunan embung juga dimaksudkan untuk mengantisipasi musim kemarau. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menerangkan, pembangunan embung ini sebagai salah satu upaya mengantisipasi kekeringan karena masuk musim kemarau.

Menurut Mentan SYL, salah satu upaya mitigasi bencana kekeringan akibat musim kemarau adalah dengan melakukan percepatan tanam untuk meningkatkan produksi. Artinya, di mana ada sumber air, maka di situ pula harus dilakukan akselerasi yang lebih intensif.

"Pemanfaatan sumber-sumber air seperti embung, bendungan, waduk, penggunaan pompa dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk memitigasi kekeringan harus lebih diopimalkan," ujar Mentan SYL

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan, embung merupakan bagian dari pengelolaan air, baik saat musim penghujan maupun musim kemarau. "Embung ini bagian dari water management. Dalam pertanian air itu merupakan hal penting yang harus selalu ada. Maka dari itu, embung ini bagian dari solusi upaya memitigasi gagal panen akibat musim kemarau," tutur Ali.

Ali melanjutkan, sawah petani harus terus teraliri air. Proses budidaya pertanian tak boleh terganggu oleh kondisi apapun. Program embung ini memastikan kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terus terpenuhi.

"Embung ini salah satu solusi agar air dapat terus mengaliri lahan persawahan petani. Kami tak mau proses budidaya pertanian terganggu oleh musim kemarau," ujar Ali.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan, Rahmanto menjelaskan, program kegiatan pembangunan embung ini diperuntukkan bagi Kelompok Tani Kedabu Indah di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

"Dimensi bangunan embung ini dengan panjang 40 meter, lebar 10 meter dan kedalaman 1,5 meter. Embung ini kita harapkan menghindarkan petani dari kerugian akibat gagal panen karena musim kemarau," tutur Rahmanto.

 

Komentar

You must login to comment...