Tingkatkan Minat Generasi Muda, Kementan Gelar Pelatihan Bimbingan Karir Bagi Guru SMP
Saturday, 22 May 2021 03:31 WIB
Foto: SMK-PP Negeri Banjarbaru menggelar Pelatihan Bimbingan Karir Bagi Guru SMP.
Radarsuara.com, Banjarbaru - Salah satu yang membuat rendah minat generasi muda terhadap sektor pertanian, adalah anggapan bahwa sektor ini tidak menjanjikan secara ekonomi.
Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) akan terus berupaya untuk mengedukasi serta memotivasi generasi muda agar mau terjun pertanian.
“Generasi milenial adalah penentu kemajuan pembangunan pertanian di masa depan. Tongkat estafet pembangunan pertanian, ada pada pundak generasi muda,” ucap Mentan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan jika sudah saatnya pertanian dikelola generasi milenial.
“Generasi milenial bisa menggunakan kreativitas dan inovasinya. Sehingga, pertanian ke depan menjadi modern. Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya, tetapi juga berorientasi ekspor,” paparnya.
Selain langsung menyasar kepada generasi muda, Kementan berupaya untuk mengedukasi serta sosialisasi kepada guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) terkait tingginya peluang sektor pertanian.
Salah satunya, melalui SMK-PP Negeri Banjarbaru, sebagai UPT pendidikan Kementan. SMK-PP Negeri Banjarbaru menggelar Pelatihan Bimbingan Karir Bagi Guru SMP, Rabu, (19/5/2021) sampai dengan Jumat, (21/5/2021).
Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 25 orang, dimana peserta berasal dari Guru Bimbingan Konseling (BK) Lingkup Kabupaten Banjar, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu.
Kepala SMK-PP N Banjarbaru, Budi Santoso, mengatakan kegiatan yang juga salah satu kegiatan Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS). Menurutnya, keiatan ini dilaksanakan oleh Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Provinsi Kalimantan Selatan yaitu SMK PP Negeri Banjarbaru.
“Salah satu Program YESS salah satunya adalah kegiatan ini, supaya bisa mengarahkan siswa-siswinya berminat di pertanian, semakin dini dikenalkan pertanian semoga kedepannya berminat di dunia pertanian,” ujar Budi Santoso.
Project Manager (PM) PPIU Kalsel, Angga Tri Aditya Permana, mengatakan kegiatan ini diadakan untuk mendukung Program Yess.
"Diharapkan para guru BK ini mampu memotifasi dan mengajak siswa untuk terjun di pertanian, sehingga regenerasi pertanian akan sukses. Dalam pelatihan ini kami mengundang dari 3 kabupaten yang merupakan kabupaten Program Yess di Kalsel, diantaranya dari Kabupaten Banjar 13 guru, Kabupaten Tanah Laut 8 guru, dan Kabupaten Tanah Bumbu 4 guru,” tutur Angga.
Hadir memperkaya khasanah para peserta pemateri dari Bapedda Kabupaten Banjar, Bapedda Kabupaten Tanah Laut, Fasilitator, serta dari PPIU Kalsel yang menjelaskan Pengenalan Program Pemerintah di bidang Pertanian, Kebijakan dan Program bidang Pertanian di Kabupaten Banjar serta Tanah Laut, Pengembangan Karier dan Profesi Bidang Pertanian, Strategi Integrasi Kegiatan Bimbingan Karir, Penyusunan Program Rencana Aksi serta kunjungan lapangan lingkup SMK-PP N Banjarbaru.
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023