Kostratani Bisa Mendukung Kemajuan Pertanian Sumba Barat
Thursday, 12 November 2020 06:55 WIB
Foto : Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Radarsuara.com – Kabupaten Sumba Barat memiliki potensi lahan yang luas dan subur serta tim yang kuat. Sektor pertanian di Kabupaten Sumba Barat akan lebih maju dengan dukungan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang digulirkan Kementerian Pertanian.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Samuel Pakereng, saat menerima kunjungan kerja Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Siti Munifah, di kantornya, Rabu (11/11/2020).
"Kami mempunyai tekad terus membangun pertanian dan harus terus dijalankan sesuai koridor khususnya gerakan kostratani yang dibentuk baik ditingkat kecamatan sampai kabupaten," ujar samuel.
Menurutnya, target pembangunan kedepan dan dengan anggaran APBD yang ada, pengembangan dan pembangunan pertanian menjadi sektor utama serta diikuti dengan perikanan dan pariwisata.
"Sekarang ini masih banyak tanah kosong yang belum dimanfaatkan. Nantinya lahan kosong tersebut akan berubah jadi tanah hijau penuh dengan tanaman komoditas pertanian," tegas Samuel.
Sekretaris BPPDSMP, Siti Munifah, mengatakan Kementan akan terus mendorong pembangunan pertanian di Sumba Barat. Terlebih Sumba Barat memiliki potensi yang sangat luar biasa.
"Kalau food estate sudah dimulai di Sumba Tengah, tentu dengan waktu yang tidak lama lagi ekspansi kegiatan yang dilaksanalan tersebut akan direplikasi ditempat lain," ujarnya.
“Dengan program tanam jagung panen sapi (TPSP) yang telah menjadi program unggulan Provinsi NTT, pertanian di sini akan maju," tegas Munifah sapaan akrabnya.
Ia juga berharap kepada dinas pertanian setempat berkomitmen bersama untuk mengubah perilaku masyarakat yang hanya bertanam satu tahun sekali. Tapi juga bisa menanam apa saja karena lahannya subur yaitu dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang terbengkalai.
Dukungan untuk pengembangan kostratani, menurut Munifah, dengan menempatkan sistem IT berupa PC All In One di BPP Kostratani. Tujuannya untuk mempermudah percepatan pelaporan dan pendataan dari lapangan ke Kementan sekaligus sebagai sarana komunikasi dengan Kementerian Pertanian dan lainnya.
Sementara Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi, mengatakan Kostratani hadir untuk mendukung pembangunan pertanian.
“Kostratani adalah pusat gerakan pembangunan pertanian. Pembangunan untuk mendukung produktivitas, juga untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia. Kostratani dilengkapi IT karena bisa mendukung penyuluh untuk mengikuti pelatihan secara virtual,” katanya.
Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang mengatakan dalam kondisi apapun pertanian tidak boleh berhenti.
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023