MAI Dan YTAS Luncurkan Usaha Pangan Lokal Bantu Warga Terdampak Covid-19
Thursday, 01 October 2020 09:42 WIB
Foto : MAI Luncurkan Program Gerobak Kebaikan.
Radarsuara.com – Di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda masyarakat Indonesia, Mandiri Amal Insani (MAI) meluncurkan Program Gerobak Kebaikan pada Sabtu, 3 Oktober 2020 di Pamulang Kota Tangerang Selatan Banten. Program ini terselenggara berkolaborasi dengan Yayasan Tebar Amal Shaleh (YTAS). Bertepatan dengan Ulang Tahun MAI yang ke 6.
Gerobak Kebaikan merupakan program pemberdayaan masyarakat, berupa bantuan modal usaha. Yang disalurkan sebagai upaya membantu warga masyarakat yang terdampak covid-19. Bentuk usaha yang dilakukan pun sudah ditetapkan, berupa kuliner yang bisa dinikmati semua kalangan, yaitu batagor. Dengan mengusung brand Batagor Raja.
Direktur Mandiri Amal Insani (MAI) Erwin Setiawan optimis program ini bisa berjalan baik dan sukses. "Saya optimis program ini berjalan baik dan sukses. Karena produk kuliner yang ditawarkan bisa diterima oleh semua kalangan, yaitu batagor. Rasanya enak dan lezat. Makanan ini pun bisa dinikmati kapan saja, pagi, siang, sore, maupun malam. Bisa jadi pengganti sarapan, makan siang atau makan malam. Bahkan sebagai cemilan untuk pengganti makan berat," ungkapnya pada saat launching dan mencicipi sajian batagor raja yang disajikan.
Program grobak kebaikan dengan produk batagor raja ini diberikan kepada sebanyak lima orang penerima manfaat, yang dijaring melalui seleksi yang ketat. Koordinator program gerobak kebaikan Eman Sulaeman menjelaskan dalam melakukan seleksi calon penerima manfaat ia melakukannya tiga tahap. "Kami betul-betul sangat selektif memilih dan menentukan calon penerima manfaat untuk program gerobak kebaikan ini. Karena kami ingin program ini berjalan baik dan sukses. Kami melakukannya melalui tiga tahap, seleksi berkas, tes tulis dan wawancara. Sampai kemudian terpilih lima orang penerima manfaat," jelas Eman. "Tidak hanya itu, setelah terpilih lima orang calon penerima manfaat, kami pun melakukan training pembekalan kepada mereka. Hal ini dimaksudkan untuk memotivasi dan menyamakan persepsi serta memastikan agar dalam perjalanannya bisa berjalan baik dan sukses. Bahkan bisa meningkatkan taraf penghasilan dan usaha para penerima manfaat," imbuh Eman.
Salah seorang penerima manfaat program gerobak kebaikan Kadafi merasa senang dan bersyukur dirinya terpilih dalam program tersebut. "Terus terang saya sangat senang dan bersyukur mendapat bantuan program gerobak kebaikan ini. Mudah-mudahan saya mampu menjalankan amanah ini sebaik-baiknya. Sebagai sumber penghasilan dan sarana mencari rezeki yang halal untuk kehidupan saya dan keluarga," ungkapnya penuh harap.
Pada acara tersebut hadir berbagai unsur stakeholder yaitu Direktur MAI Erwin Setiawan beserta jajarannya, Ketua YTAS Ade Mujhiyat dan warga masyarakat para penerima manfaat. Dalam sambutannya, Ketua YTAS memberikan apresiasi dan menegaskan agar program gerobak kebaikan bisa menjadi model pengembangan alternatif usaha untuk warga masyarakat terdampak Covid-19. "Kami berterima kasih kepada MAI yang telah memberikan kepercayaan untuk berkolaborasi menyalurkan bantuan modal usaha dalam bentuk program gerobak kebaikan ini. Semoga program ini bisa terus kita kembangkan dan menjadi model alternatif dalam upaya membantu warga masyarakat terdampak covid-19. Juga yang terpenting lagi adalah untuk melahirkan para wirausaha dan pedagang UKM yang siap berkompetisi. Demi memperbaiki dan meningkatkan taraf kehidupannya sekaligus sebagai sumber memperoleh rezeki yang halal," tegas Ade Mujhiyat.
Ade juga mengungkapkan bahwa dirinya optimis program gerobak kebaikan dengan produk batagor raja yang diusung MAI dan YTAS ini bisa berjalan baik dan berhasil. Karena termasuk panganan lokal yang digemari semua kalangan. Bahan-bahannya pun sangat mudah didapatkan.
"Saya optimis program gerobak kebaikab dengan produk batagor raja ini bisa berjalan baik dan berhasil. Sebab termasuk panganan lokal yang digemari semua kalangan. Bahan-bahanya pun sangat mudah didatkan. Terdiri dari bakwan dan tahu. Yang berisi aneka sayur-sayuran bergizi. Karena itu, YTAS sudah menyiapkan rumah produksi untuk menopang dan mensuplai kebutuhan bahan-bahannya," tandas Ade yang bekerja sebagai pegawai di sektor pertanian.
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023